Kafe Langganan Netanyahu Dihujani Review Buruk di Google

Kafe Sataf, tempat PM Israel Benjamin Netanyahu minum kopi, menjadi sasaran netizen di Instagram dan Google Review.

Kafe Sataf, yang menjadi tempat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menikmati kopi, kini ramai diperbincangkan netizen di Instagram. Akibatnya, kafe ini mendapatkan banyak ulasan bintang satu di Google Review.

Beberapa waktu lalu, Netanyahu sempat menghilang dari publik di tengah konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran. Ketidakhadirannya dalam konferensi pers dan rapat, serta absennya unggahan baru di media sosial, menimbulkan spekulasi mengenai kondisinya.

Kemunculannya dalam sebuah video justru memicu perdebatan karena isu "jari enam" yang dipermasalahkan netizen. Untuk meredam spekulasi, Netanyahu kembali muncul di publik dengan kegiatan minum kopi di sebuah kafe.

Netizen dari berbagai belahan dunia kemudian mencari lokasi kafe tersebut. Diketahui bahwa kafe itu adalah The Sataf, yang terletak di luar Kota Jerusalem, relatif jauh dari Tel Aviv.

Unggahan Instagram @the_sataf yang menampilkan kunjungan PM Israel tersebut meraih 5.986 likes dan 3.494 komentar, namun kolom komentar kini telah ditutup. Sebagian netizen berpendapat bahwa video tersebut hasil rekayasa AI, video lama, atau bahkan propaganda. Meskipun demikian, banyak pula yang percaya bahwa video itu asli.

"The propaganda is getting desperate 😂," kata @ethanlevinsz.

"This image is also fake," kata @atakan.akkahve dengan yakinnya.

Kafe Sataf juga menjadi sasaran ulasan di Google Maps. Saat dilihat detikINET, terdapat 446 review dengan rata-rata bintang 2,3 karena banyaknya ulasan bintang 1.

Salah satu pengguna Google, Tahir Kilic, memberikan bintang 1 dan menulis, "There was a disgusting creature inside. Don't go, you'll feel nauseated if you encounter with him."

Recommended