Akademi Persib Putri Tekuk Si Jalak Putri 3-1 di Cimahi

Akademi Persib Putri menang 3-1 atas Si Jalak Putri dalam lanjutan Hydroplus Soccer League U-15 2026 di Cimahi, Sabtu (2/5/2026).

Akademi Persib Putri berhasil menumbangkan Si Jalak Putri dengan skor meyakinkan 3-1 pada laga pekan ke-15 Hydroplus Soccer League U-15 2026 di Lapangan Infini Pusdikpom, Cimahi, Sabtu (2/5/2026). Kemenangan ini memperkecil jarak poin dengan pemuncak klasemen sementara.

Hasil positif tersebut membawa tim asuhan Yudi Guntara kini mengoleksi poin yang hanya terpaut satu angka dari Goal Aksis di posisi teratas. Berdasarkan laporan dari Bola, pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi Persib Putri dalam persaingan ketat menuju akhir musim.

Pelatih Akademi Persib Putri, Yudi Guntara, menyatakan bahwa timnya akan berupaya menyapu bersih poin di sisa kompetisi. Mantan gelandang Persib tersebut juga berencana melakukan rotasi pemain guna menjaga kebugaran fisik serta memberikan jam terbang bagi seluruh anggota skuad.

"Dalam sisa laga, kami akan berusaha maksimal untuk meraih tiga poin di setiap pertandingan. Rotasi pemain juga penting agar semua pemain siap dan tetap dalam kondisi terbaik," kata Yudi Guntara, Pelatih Akademi Persib Putri.

Yudi menambahkan bahwa kemenangan ini memberikan dampak positif bagi mentalitas para pemainnya karena lawan dinilai memiliki kekuatan setara dengan pemuncak klasemen. Peningkatan performa ini terjadi setelah tim melakukan evaluasi mendalam atas hasil imbang tanpa gol pada pertemuan pertama lalu.

Perbaikan aspek fundamental dalam latihan menjadi kunci utama perubahan permainan Persib Putri yang kini tampil lebih agresif. Menurut Yudi, keberhasilan mencetak tiga gol menunjukkan adanya perkembangan signifikan dalam skema serangan dibandingkan putaran sebelumnya.

Pada pertandingan lainnya, Mojang Priangan harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 0-0 oleh Aksis Akademi. Pelatih Mojang Priangan, Imam Sujagad, menyoroti buruknya penyelesaian akhir timnya yang gagal mengonversi sejumlah peluang menjadi gol.

Imam mengakui bahwa ketatnya persaingan poin di klasemen memberikan tekanan tersendiri bagi anak asuhnya. Namun, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan pemulihan fisik mengingat jadwal kompetisi mendatang yang semakin padat, termasuk persiapan menghadapi turnamen Piala Pertiwi.

Recommended