Kalender Hijriah Hari Ini 4 Februari 2026: 16 Syaban 1447 H, Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Sama

Kalender Hijriah Hari Ini 4 Februari 2026 menunjukkan satu angka yang seragam. Baik versi pemerintah, Nahdlatul Ulama, maupun Muhammadiyah sama-sama menetapkan tanggal ini sebagai 16 Syaban 1447 Hijriah.

Informasi ini penting karena Syaban menjadi bulan penanda mendekati Ramadhan. Banyak ibadah sunnah—seperti puasa Ayyamul Bidh dan persiapan menyambut puasa wajib—mengacu langsung pada penanggalan Hijriah, bukan kalender Masehi.

Keseragaman tanggal juga memberi kepastian bagi masyarakat. Tidak ada perbedaan awal bulan, sehingga agenda ibadah, pendidikan, hingga kegiatan keagamaan bisa direncanakan tanpa kebingungan. Berikut rincian lengkap konversi resmi berdasarkan rilis lembaga otoritatif.

Kalender Hijriah Hari Ini 4 Februari 2026 Versi Pemerintah

Berdasarkan kalender resmi yang diterbitkan Kementerian Agama, tanggal Masehi Rabu, 4 Februari 2026 dikonversi menjadi:

16 Syaban 1447 H

Dalam dokumen Kalender Hijriah Indonesia 2026, disebutkan bahwa:

  • 1 Syaban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026

  • Penanggalan dihitung sejak matahari terbenam (maghrib)

  • Awal bulan mengikuti metode rukyat hilal dan hisab

Artinya, hitungan 4 Februari secara otomatis berada di hari ke-16 Syaban.

Kenapa versi pemerintah penting?

Kalender dari Kemenag menjadi:

  • rujukan nasional

  • dasar jadwal ibadah resmi

  • acuan sekolah, kantor, dan instansi publik

Sehingga secara administratif, inilah patokan paling luas digunakan di Indonesia.

Sumber resmi:
https://kemenag.go.id
Kalender Hijriah Indonesia 2026

Versi Nahdlatul Ulama: Berdasarkan Rukyat Hilal

Penetapan dari Nahdlatul Ulama melalui Lembaga Falakiyah juga menunjukkan hasil identik.

Dalam pengumuman falakiyah, NU menyatakan:

Awal Syaban 1447 H bertepatan dengan Selasa, 20 Januari 2026, berdasarkan rukyat.

Metode yang dipakai:

  • Observasi hilal langsung (rukyat)

  • Perhitungan imkanur rukyat

  • Konfirmasi laporan pengamatan lapangan

Hasil konversi

Jika 1 Syaban = 20 Januari 2026
→ maka 4 Februari 2026 = 16 Syaban 1447 H

Dengan demikian, tidak ada selisih satu hari seperti yang kadang terjadi di bulan-bulan lain.

Rujukan:
Instagram resmi Falakiyah NU (@falakiyahnu)
Almanak Lembaga Falakiyah NU

Versi Muhammadiyah: Kalender Global Tunggal (KHGT)

Sementara itu, Muhammadiyah menggunakan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Sistem ini berbasis:

  • hisab astronomis global

  • satu tanggal untuk seluruh dunia

  • tanpa perbedaan zona rukyat lokal

Dalam kalender KHGT:

  • 1 Syaban 1447 H = Selasa, 20 Januari 2026

  • durasi bulan = 29 hari

Dampaknya

Konversinya tetap sama:

4 Februari 2026 = 16 Syaban 1447 H

Muhammadiyah sebelumnya menegaskan KHGT dibuat untuk:

“Menyatukan sistem kalender umat Islam secara global agar tidak ada perbedaan awal bulan.”

Artinya, pendekatan hisab pun menghasilkan tanggal identik dengan rukyat tahun ini.

Rujukan:
https://muhammadiyah.or.id
Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)

Kenapa Tahun Ini Tidak Ada Perbedaan?

Biasanya publik melihat perbedaan 1 hari antara ormas atau pemerintah. Namun pada Syaban 1447 H, ketiganya sepakat.

Penyebabnya

Beberapa faktor teknis:

  1. Posisi hilal sudah memenuhi kriteria terlihat

  2. Data astronomi stabil

  3. Perhitungan hisab dan rukyat sejalan

  4. Tidak ada wilayah abu-abu (borderline visibility)

Akibatnya, keputusan lembaga-lembaga tersebut bertemu pada tanggal yang sama.

Secara praktis, ini memudahkan:

  • jadwal puasa sunnah

  • penghitungan nisfu Syaban

  • prediksi awal Ramadhan

  • agenda keagamaan nasional

Posisi Syaban dalam Kalender Islam

Syaban bukan bulan biasa. Secara tradisi, bulan ini dianggap meningkatkan intensitas ibadah sebelum Ramadhan.

Beberapa amalan yang sering dikaitkan:

  • Puasa sunnah Senin–Kamis

  • Ayyamul Bidh (13–15 Hijriah)

  • Persiapan zakat dan fidyah

  • Perencanaan mudik atau cuti Ramadhan

Karena itu, mengetahui tanggal tepat setiap hari menjadi kebutuhan praktis, bukan sekadar informasi tambahan.

Tanggal 16 Syaban berarti:

  • sudah melewati pertengahan bulan

  • Ramadhan tinggal sekitar dua pekan lagi

Ringkasan Cepat Kalender Hijriah Hari Ini

Rabu, 4 Februari 2026

  • Masehi: 4 Februari 2026

  • Hijriah: 16 Syaban 1447 H

  • Weton Jawa: menyesuaikan kalender lokal

  • Status: seragam semua lembaga

Kesepakatan versi:

  • Pemerintah (Kemenag): 16 Syaban

  • NU: 16 Syaban

  • Muhammadiyah: 16 Syaban

Tidak ada selisih.

Kesimpulan

Kalender Hijriah Hari Ini 4 Februari 2026 menunjukkan satu angka yang konsisten di semua versi resmi: 16 Syaban 1447 Hijriah. Baik pemerintah, NU, maupun Muhammadiyah sepakat karena data rukyat dan hisab tahun ini selaras.

Bagi masyarakat, ini memberi kepastian. Tidak perlu menyesuaikan jadwal berbeda. Semua ibadah bisa mengikuti satu patokan yang sama.

Untuk pembaruan tanggal harian, publik disarankan memantau kalender resmi:

  • Kemenag RI

  • Falakiyah NU

  • Kalender KHGT Muhammadiyah

Tanggal berikutnya akan terus diperbarui mendekati Ramadhan.

Recommended