Esports Foundation Soroti Tren Rekrutan Singkat Pemain di EWC 2026

Esports Foundation menyoroti tren klub yang merekrut pemain hanya untuk turnamen EWC dan mendorong stabilitas ekosistem jangka panjang.

Esports Foundation (EF) menyoroti fenomena klub profesional yang hanya merekrut pemain untuk jangka pendek demi mengikuti turnamen individu di Esports World Cup (EWC) pada Senin (27/4/2026). Praktik bongkar pasang pemain tersebut dinilai dapat menghambat terciptanya keberlanjutan ekosistem kompetisi global dalam jangka panjang.

Director of Clubs National Teams & Player Relations EF, Hans Jagnow, menjelaskan bahwa organisasi menginginkan adanya partisipasi klub dalam suatu judul gim sepanjang tahun. Hal ini bertujuan agar stabilitas ekosistem tetap terjaga di berbagai pasar industri gim dunia, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

"Di masa lalu, kami melihat bahwa pemain pada dasarnya hanya direkrut untuk musim EWC saja, dan menurut kami, yang ingin kami lihat lebih banyak adalah klub-klub yang berpartisipasi dalam suatu game selama setahun penuh," kata Hans Jagnow, Director of Clubs, National Teams & Player Relations EF.

Jagnow memahami adanya kendala ekonomi yang memaksa setiap tim berupaya menekan anggaran operasional seminimal mungkin. Namun, pihak EF menyatakan akan terus memantau situasi ini secara hati-hati demi melindungi kepentingan penggemar dan menjaga stabilitas pendapatan klub.

Kritik juga diarahkan pada pola pikir atlet, khususnya di komunitas gim bertarung (fighting games), yang sering menganggap diri mereka hanya sebagai pihak yang disponsori. Jagnow menegaskan pentingnya perubahan pola pikir agar pemain merasa menjadi bagian utuh dari identitas klub yang lebih luas.

Program Kemitraan Klub atau The Club Partner Program telah disiapkan untuk mendukung pengembangan merek, infrastruktur, dan keterlibatan penggemar menjelang perhelatan EWC. Program ini menawarkan dukungan pendanaan modular bagi klub-klub terpilih yang aktif melakukan inovasi bisnis.

Melalui skema tersebut, setiap entitas yang tergabung dalam kemitraan berpeluang memperoleh dana hingga USD 1 juta. Besaran pendanaan tersebut ditentukan berdasarkan kinerja klub dalam kampanye pemasaran, produksi konten, serta upaya mereka dalam membangun narasi tim yang berkelanjutan.

Recommended