Kawasaki Patenkan Rangka Modular untuk Motor Listrik

Kawasaki ajukan paten rangka modular untuk motor listrik. Desain ini memungkinkan penggunaan berbagai powertrain dan menekan biaya produksi.

Kawasaki mengajukan paten untuk rangka modular motor listrik yang dirancang agar dapat mengakomodasi berbagai jenis powertrain. Inovasi ini diharapkan dapat menekan biaya produksi sekaligus mempercepat adopsi motor listrik.

Desain rangka modular ini memungkinkan penggantian motor listrik tanpa perlu mengubah rangka utama. Hal ini dicapai dengan penggunaan subframe tambahan.

Pendekatan modular bukan hal baru dalam industri otomotif. Pada mobil, platform yang sama sering digunakan untuk berbagai pilihan mesin, termasuk mesin inline-four, V6, V8, sistem hybrid, dan listrik.

Konsep serupa kini berpotensi diterapkan pada motor listrik, mengingat ukurannya yang lebih ringkas dibandingkan mesin konvensional.

Dalam dokumen paten, desain motor yang ditampilkan mirip dengan model listrik Kawasaki yang sudah ada, seperti Z e-1 dan Ninja e-1. Motor-motor ini menggunakan rangka baja tipe trellis sederhana dengan kotak baterai di antara rel rangka.

Baterai dirancang agar mudah dilepas-pasang, sementara unit motor listrik dan transmisi ditempatkan di bagian depan titik pivot swingarm.

Perbedaan utama terletak pada penggunaan subframe tambahan. Pada model yang ada, motor listrik terpasang langsung ke rangka utama. Dalam desain baru ini, Kawasaki menambahkan subframe di antara rangka utama dan unit motor listrik.

Subframe tersebut terdiri dari bagian atas dan bawah yang terpisah, yang dapat diganti atau dimodifikasi untuk menyesuaikan posisi pemasangan motor listrik yang berbeda.

Paten tersebut menyatakan bahwa, "Berbagai jenis unit motor penggerak dapat dipasang pada kendaraan tipe sadel dengan mengubah bentuk perlengkapan atau dengan mengubah ada atau tidaknya perlengkapan tersebut, tanpa membuat perubahan besar pada rangka utama. Dengan kata lain, berbagai jenis unit motor dapat dipasang pada kendaraan tipe sadel dengan membuat perubahan kecil pada perlengkapan yang lebih kecil daripada pada rangka utama yang lebih besar."

Selain fleksibilitas desain, konsep ini juga meningkatkan penggunaan komponen yang sama pada berbagai model motor. Dengan berbagi komponen, produsen dapat menekan biaya produksi melalui skala ekonomi, serta meningkatkan efisiensi pengembangan produk dan penelitian.

Inovasi ini dianggap penting mengingat harga motor listrik saat ini masih relatif tinggi dibandingkan motor bermesin pembakaran internal dengan performa dan jarak tempuh yang setara. Penekanan biaya produksi diyakini menjadi faktor kunci untuk mempercepat adopsi motor listrik di pasar global.

Recommended