Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) resmi membuka pendaftaran program Bug Bounty 2026 mulai Selasa, 14 April 2026, bagi kalangan pelajar dan tenaga pendidik. Inisiatif ini bertujuan memperkuat ketahanan sistem digital di lingkungan pendidikan nasional melalui pengujian celah keamanan siber.
Dilansir dari Medcom, kompetisi yang memasuki tahun kelima ini mengusung tema "Build Cyber Resilience". Partisipasi terbuka bagi empat kategori utama, yaitu siswa SMA/SMK/MA sederajat dengan usia minimal 17 tahun, mahasiswa, guru, serta dosen yang berstatus aktif.
Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) menyediakan lingkungan khusus atau sandbox bagi para peserta dalam melakukan pengujian. Mekanisme ini memastikan aktivitas pencarian celah keamanan tidak akan mengganggu stabilitas layanan utama milik kementerian selama proses kompetisi berlangsung.
Kepala Pusdatin, Wibowo Mukti, menyatakan bahwa program ini dirancang sebagai ruang aman bagi talenta digital untuk mengeksplorasi teknik keamanan tanpa dampak negatif. Penyelenggaraan ini juga menjadi bagian dari penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dalam kerangka SPBE.
"Program Bug Bounty dapat menjadi jembatan untuk mewujudkan passion di bidang keamanan siber menjadi prestasi yang membanggakan," ujar Wibowo Mukti dalam keterangan tertulisnya. Pernyataan tersebut menekankan pentingnya wadah resmi bagi para penguji keamanan untuk menyalurkan bakat mereka secara legal.
Sistem penilaian teknis dalam kompetisi ini memiliki bobot sebesar 70 persen yang mengacu pada standar CVSS v3.1. Sementara itu, aspek kualitas pelaporan memiliki bobot 30 persen, yang akan dilanjutkan dengan tahap wawancara bagi lima finalis terbaik dari setiap kategori peserta.
Pendaftaran peserta dilakukan melalui laman resmi amanbersama.kemdikdasmen.go.id hingga tanggal 30 April 2026. Calon peserta wajib memenuhi syarat sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dan mendaftar secara individu tanpa mewakili institusi tertentu.
Tahapan bug hunting dan proses penjurian dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 22 Mei 2026. Berdasarkan lini masa yang telah ditetapkan oleh Kemdikdasmen, pengumuman pemenang kompetisi ini akan dilakukan secara resmi pada 19 Juni 2026.