Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tengah membuka seleksi untuk mengisi posisi Deputi bidang Pengembangan Industri Olahraga. Kompetensi dan kualitas menjadi sorotan utama dalam pencarian sosok yang tepat untuk menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya ini.
Anggota Komisi X DPR RI, Ruby Chairani Syiffadia, menekankan bahwa posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga sangat strategis dalam memajukan industri olahraga di Indonesia. Oleh karena itu, menurutnya, dibutuhkan individu dengan latar belakang yang relevan.
"Bagi saya selama orang tersebut profesional dan berkualitas, dan memang punya background yang relevan terhadap posisi yang dibutuhkan, tidak ada masalah," kata Ruby.
Ruby juga menyoroti perlunya pemberdayaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenpora. Menurutnya, potensi dan sumber daya yang ada harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengembangan industri olahraga.
"Menurut saya apa yang dilakukan Kemenpora untuk seleksi posisi tersebut adalah terobosan baru dan harus diapresiasi. Yang pasti meskipun tenaga profesional, harus bisa memperdayakan ASN yang ada di Kemenpora," tambahnya.
Proses seleksi akan berlangsung dalam delapan tahap, dimulai dengan pengumuman detail pada 2 Februari 2026.