Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan platform digital informasi mudik Lebaran 2026, yang dapat diakses melalui mudik.pu.go.id. Masyarakat bisa memantau kondisi jalur mudik secara real time melalui 1.351 kamera CCTV yang tersebar di jalan tol dan jalan nasional non-tol.
Menurut Menteri PU, Dody Hanggodo, platform ini bertujuan memberikan informasi terkini mengenai kondisi jalan, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih baik.
Platform ini menyediakan akses ke 1.351 titik CCTV, meliputi 1.270 titik di jalan tol, 41 titik di jalan nasional non-tol, serta 40 titik dari Kementerian Perhubungan yang terintegrasi ke dalam sistem.
"Melalui platform ini masyarakat dapat memantau kondisi jalan secara real time. Di dalamnya tersedia akses pemantauan CCTV yang tersebar di berbagai ruas jalan sehingga masyarakat bisa mengetahui kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan," kata Dody dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).
Selain CCTV, tersedia juga peta jaringan jalan nasional, kondisi jalan dan jembatan, lokasi posko mudik, lokasi alat berat dan material, serta titik rawan kemacetan, banjir, kecelakaan, dan longsor.
Kementerian PU juga menyiapkan Disaster Relief Unit (DRU) di titik rawan bencana sepanjang jalur mudik. DRU terdiri dari alat berat, material, serta tim teknis untuk penanganan gangguan akibat bencana seperti longsor, banjir, maupun kerusakan jalan.
Posko dan tim tanggap darurat juga disiapkan di lokasi strategis untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Data Kementerian PU menunjukkan panjang jalan nasional non tol mencapai 47.603,39 km dengan tingkat kemantapan 93,50%. Jaringan jalan tol nasional mencapai sekitar 3.115 km.
Selain melalui platform mudik.pu.go.id, layanan call center mudik 24 jam juga tersedia untuk informasi dan bantuan selama perjalanan.
Dody menekankan pentingnya informasi yang cepat dan akurat di era digital untuk mendukung kelancaran perjalanan, khususnya saat mudik Lebaran.
"Di era sekarang, informasi yang cepat sering kali sama pentingnya dengan kesiapan infrastruktur itu sendiri. Karena itu kami menghadirkan platform informasi ini agar masyarakat dapat memantau kondisi jalur mudik secara langsung," kata Dody.
Kementerian PU berharap platform ini membantu masyarakat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman serta mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.