Klub Eropa Copot Nomor Punggung Tujuh Pemain Bintang Dunia

Sejumlah pemain sepak bola ternama kehilangan nomor punggung ikonik mereka akibat penurunan performa, cedera, hingga perubahan strategi pelatih.

Sejumlah klub besar di Eropa melakukan pencopotan nomor punggung terhadap tujuh pemain ternama pada Minggu (19/4/2026) sebagai dampak dari penurunan performa dan perubahan taktik tim. Keputusan ini menandai pergeseran hierarki dalam skuad utama di tengah persaingan kompetisi yang semakin ketat.

Dilansir dari Bola, fenomena pencopotan nomor punggung ini dialami oleh deretan nama besar seperti Mykhaylo Mudryk di Chelsea dan Kalvin Phillips di Manchester City. Langkah tersebut sering kali menjadi sinyal bahwa status sang pemain bukan lagi menjadi prioritas dalam rencana jangka panjang klub.

Di Chelsea, manajemen memutuskan untuk memberikan nomor punggung 10 milik Mykhaylo Mudryk kepada Cole Palmer. Keputusan ini didasari atas performa Palmer yang dinilai lebih konsisten dan efektif dalam memberikan kontribusi bagi tim London Barat tersebut.

Kondisi serupa terjadi di Manchester City, di mana Kalvin Phillips harus merelakan nomor punggung 4 miliknya. Gelandang asal Inggris ini kesulitan beradaptasi dengan sistem permainan tim dan gagal memaksimalkan kesempatan dalam dua kali masa peminjaman sebelumnya.

Burnley menjadi klub yang paling banyak melakukan perombakan dengan mencabut nomor punggung tiga pemainnya sekaligus, yakni Oliver Sonne, Shurandy Sambo, dan Manuel Benson. Kedatangan pemain baru dan kegagalan mempertahankan konsistensi menjadi alasan utama manajemen melakukan tindakan tegas tersebut.

Sementara itu, Brighton mencabut nomor 10 dari Julio Enciso setelah pemain muda tersebut mengalami cedera lutut serius yang menghambat perkembangannya. Nomor prestisius tersebut dialihkan kepada pemain lain seiring dengan perubahan nakhoda kepelatihan di dalam tim.

Liverpool juga mengambil langkah serupa terhadap Calvin Ramsay dengan mengambil kembali nomor punggung 22 miliknya. Ramsay yang semula diproyeksikan sebagai penerus jangka panjang kini lebih sering dipinjamkan ke klub lain akibat riwayat cedera berkepanjangan.

Pemberian nomor punggung dalam sepak bola modern dipandang sebagai simbol kepercayaan dan posisi seorang pemain di dalam hierarki tim. Pencopotan nomor secara paksa sering kali menjadi pertanda awal bagi pemain untuk mencari klub baru guna menyelamatkan karier profesional mereka.

Recommended