Lamine Yamal Tantang Diego Simeone Jelang Laga Atletico vs Barcelona

Pemain Barcelona Lamine Yamal menantang taktik Diego Simeone jelang leg kedua perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid.

Pemain muda Barcelona, Lamine Yamal, melontarkan tantangan terbuka kepada pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menjelang pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions yang akan berlangsung pada Selasa, 14 April 2026. Tantangan ini muncul saat timnya harus mengejar ketertinggalan agregat gol.

Barcelona saat ini berada dalam posisi sulit setelah menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid pada pertandingan leg pertama di kandang sendiri. Kondisi Blaugrana semakin diperparah dengan absennya bek muda Pau Cubarsi yang menerima kartu merah pada laga sebelumnya.

Dilansir dari Bola, Yamal secara spesifik menyoroti strategi bertahan yang diterapkan oleh Simeone. Pada pertemuan pertama, pemain berusia 17 tahun tersebut mengaku kesulitan mengembangkan permainan karena terus dikawal ketat oleh dua pemain lawan sekaligus.

"Semoga Simeone memberi saya sedikit bantuan dan berani bermain satu lawan satu di lini belakang," kata Lamine Yamal, Pemain Barcelona, menanggapi taktik defensif yang kemungkinan kembali diterapkan Atletico Madrid.

Meskipun timnya tertekan, Yamal menyatakan keyakinannya bahwa Barcelona masih memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan di markas lawan. Ia menilai kualitas skuad yang dimiliki tim asal Catalan tersebut mampu menciptakan perbedaan dalam laga krusial nanti.

Yamal juga menegaskan kesiapannya untuk memikul tanggung jawab lebih besar di lini serang jika dibutuhkan oleh tim. Walaupun masih sangat muda, ia kini menjadi salah satu pilar penting dalam skema taktik yang dijalankan Barcelona musim ini.

"Kami punya banyak pemain yang bisa membuat perbedaan. Kami akan memberikan segalanya," ujar Yamal lebih lanjut terkait persiapan timnya menghadapi tekanan di stadion lawan.

Barcelona wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal tiga gol untuk memastikan tiket langsung ke babak semifinal tanpa melalui drama adu penalti. Skuad asuhan Xavi Hernandez ini dilaporkan terus mematangkan taktik guna menembus pertahanan rapat Los Rojiblancos.

Recommended