Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, harus merelakan posisinya di klasemen akhir F1 GP Miami setelah dijatuhi penalti waktu 20 detik oleh pengawas balapan pada Minggu (3/5/2026). Hukuman ini diberikan menyusul insiden pelanggaran batas lintasan yang dilakukan Leclerc pada putaran terakhir balapan di Miami International Autodrome.
Perubahan hasil balapan ini dikonfirmasi beberapa jam setelah bendera finis dikibarkan sebagaimana dilansir dari Bola. Leclerc yang awalnya finis di urutan keenam harus turun ke posisi kedelapan karena penalti drive-through yang dikonversi menjadi tambahan waktu 20 detik.
Insiden bermula ketika Leclerc kehilangan kendali di tikungan ketiga, menyebabkan mobil Ferrarinya berputar dan menghantam dinding pembatas. Meski mampu melanjutkan balapan, kerusakan pada kendaraannya membuat pembalap asal Monako ini melaju lambat dan kehilangan posisi podium setelah disalip oleh Oscar Piastri, George Russell, serta Max Verstappen.
Stewards menilai Leclerc melakukan pelanggaran karena berulang kali meninggalkan lintasan demi mempertahankan kendali mobil yang rusak. Pengawas balapan menegaskan bahwa tindakan memotong area chicane tersebut memberikan keuntungan yang bertahan lama bagi sang pembalap.
"Meskipun demikian, kami menilai tindakan memotong chicane tersebut memberikan keuntungan yang bertahan lama. Fakta adanya masalah mekanis tidak dapat dijadikan alasan pembenar," kata pengawas lomba dalam keterangan resminya yang dikutip dari Bola.
Dampak dari penalti ini mengubah susunan poin bagi pembalap lain di belakangnya. Rekan setim Leclerc, Lewis Hamilton, naik ke posisi keenam, sementara pembalap muda Franco Colapinto kini berhak menduduki posisi ketujuh dalam hasil resmi balapan tersebut.
Selain Leclerc, Max Verstappen juga menerima sanksi berupa penalti lima detik akibat melanggar garis putih di jalur keluar pit lebih awal. Namun, hukuman tersebut tidak memengaruhi peringkat Verstappen yang tetap bertahan di urutan kelima pada klasemen akhir GP Miami.