PT Mitra Auto Sinergi (MAS) meresmikan dealer 3S (Sales, Service, Spareparts) kedua Lepas MAS di kawasan Pluit Karang Timur Indah, Jakarta Utara, pada Rabu (6/5/2026). Ekspansi ini dilakukan untuk menyasar pasar kendaraan listrik premium di wilayah strategis yang berdekatan dengan akses Tol Pantai Indah Kapuk (PIK).
Fasilitas baru ini memiliki ruang pamer yang mampu menampung hingga lima unit kendaraan sekaligus. Dilansir dari Medcom, area bengkel yang terletak di bagian belakang bangunan diproyeksikan mampu melayani perawatan hingga 15 unit mobil per hari.
"Ini merupakan dealer kami yang kedua, setelah yang pertama dibuka di Kelapa Gading, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu," kata Djunaedi Hadiwidjaja, Direktur PT Mitra Auto Sinergi (MAS) saat seremoni peresmian. Ia menambahkan bahwa pemilihan lokasi di Pluit didasari pada potensi besar konsumen mobil listrik kelas atas di wilayah tersebut.
Pengembangan jaringan ini merupakan bagian dari strategi besar Lepas Indonesia yang menargetkan pengoperasian 40 outlet di berbagai ibu kota provinsi dan kota besar di seluruh tanah air hingga akhir 2026. Hingga Juni 2026, jenama otomotif ini tercatat telah memiliki total 10 outlet yang sudah beroperasi.
Setelah peresmian di Pluit, PT MAS berencana melanjutkan pembangunan dealer di dua wilayah lain, yakni Semarang, Jawa Tengah, dan Pekanbaru, Riau. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung sebelum peluncuran model-model kendaraan terbaru di pasar domestik.
Terkait kehadiran lini produk baru, Lepas Indonesia sedang mempersiapkan peluncuran SUV listrik premium E4 yang dijadwalkan melakukan debut pada Juni 2026. Kendaraan ini mengusung konsep desain Leopard Aesthetics dengan prediksi tenaga mencapai 211 hp dan daya jelajah baterai hingga 430 kilometer.
Vice Country Director Lepas Indonesia, Temmy Wiradjaja, menyatakan bahwa pihak pemegang merek saat ini masih fokus mematangkan kesiapan layanan purna jual sebelum menjual unit tersebut secara massal. Persiapan teknis dan ketersediaan suku cadang menjadi prioritas utama guna menjaga standar pelayanan konsumen premium di Indonesia.