Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pemanfaatan hasil riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat melalui produksi kosmetik rumahan di Demak, Jawa Tengah, pada Kamis, 30 April 2026.
Langkah tersebut dilakukan melalui agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Kosmetik dan Skincare Alami dari Bahan Organik yang merupakan hasil kolaborasi antara BRIN bersama Komisi X DPR RI. Dilansir dari Medcom, kegiatan ini bertujuan untuk mengubah inovasi ilmiah menjadi peluang usaha nyata.
Potensi ekonomi dari sektor kecantikan ini sangat signifikan mengingat nilai pasar kosmetik nasional pada tahun lalu telah menembus angka Rp146 triliun. Angka tersebut menjadi dasar bagi pengembangan usaha mikro yang berbasis pada kebutuhan harian masyarakat akan perawatan kulit.
"Hasil dari pelatihan pembuatan kosmetik dan skincare dari hasil riset BRIN diharapkan mampu memenuhi kebutuhan keseharian masyarakat dan membuka peluang usaha untuk meningkatkan kesejahteraan," kata Lestari Moerdijat, Wakil Ketua MPR RI.
Lestari, yang akrab disapa Rerie, menjelaskan bahwa produk perawatan kulit kini bukan lagi sekadar pelengkap kecantikan, melainkan kebutuhan pokok untuk proteksi kesehatan kulit dari paparan sinar matahari. Hal ini menjamin keberlanjutan pasar bagi para pelaku usaha baru.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem tersebut juga memberikan apresiasi kepada BRIN atas upaya mendiseminasikan hasil riset agar dapat diaplikasikan langsung oleh warga. Sinergi antara lembaga riset dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong kesejahteraan di tingkat akar rumput.
Peningkatan kompetensi peserta dalam membuat skincare secara mandiri diharapkan dapat berlanjut menjadi industri skala rumahan. Program ini direncanakan terus memperkuat kolaborasi untuk memastikan hilirisasi inovasi BRIN tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan pasar domestik saat ini.