Mantan gelandang Liverpool, Gary McAllister, menyatakan bahwa The Reds memiliki peluang untuk mengamankan posisi di lima besar Liga Champions musim ini. Kesulitan yang dialami Aston Villa menjadi salah satu faktor penentu.
Dalam wawancara dengan Sports Mole, McAllister menyoroti masalah cedera yang dialami sejumlah pemain kunci Aston Villa, seperti Boubacar Kamara, Youri Tielemans, dan John McGinn. Menurutnya, absennya pemain-pemain tersebut akan memberikan keuntungan bagi Liverpool.
McAllister, yang pernah meraih lima trofi bersama Liverpool, menekankan bahwa Arsenal dan Manchester City akan tetap menjadi tim yang kuat. Namun, ia mengungkapkan kekhawatiran terhadap performa Aston Villa yang sedang menurun.
"Saat melawan Chelsea, lini tengah Villa terlihat sangat lemah. Absennya John McGinn, Youri Tielemans, dan Boubacar Kamara sangat terasa. Kehilangan ketiga pemain itu memberikan dampak besar," ujar McAllister.
Selain masalah cedera, McAllister juga menyoroti performa Ollie Watkins yang dinilai kurang maksimal dalam beberapa pertandingan terakhir. Menurutnya, kepercayaan diri Watkins juga terlihat menurun.
"Sepertinya keberuntungan dan kepercayaan diri Ollie Watkins sedang menurun, dan itu yang harus mereka perbaiki. Saya akan memilih Liverpool, Manchester United, dan Chelsea untuk mengamankan tempat Liga Champions," tambahnya.
Jalur Liverpool Menuju Liga Champions
Liverpool masih akan menghadapi Chelsea, Manchester United, dan Aston Villa dalam sisa musim ini. Hasil dari pertandingan-pertandingan tersebut akan menentukan nasib mereka dalam perebutan tiket ke Liga Champions.
Meski demikian, kekalahan mengejutkan dari Wolverhampton Wanderers menunjukkan bahwa masih ada celah yang perlu diperbaiki dalam strategi Liverpool. Saat ini, The Reds hanya terpaut satu kekalahan dari rekor 10 kekalahan mereka di Premier League musim ini.
Liverpool juga masih berpeluang melaju jauh di Liga Champions musim ini. Namun, mereka harus melewati hadangan tim-tim kuat seperti Real Madrid atau Bayern Munchen.
Bagi sebagian besar penggemar Liverpool, mencapai final Eropa mungkin terlalu ambisius. Oleh karena itu, fokus pada finis di lima besar Premier League dianggap sebagai target yang lebih realistis.