Liverpool Gagal Raih Tiket Liga Champions Usai Ditahan Tottenham

Liverpool gagal mengamankan poin penuh dan tertahan di urutan kelima klasemen Liga Inggris setelah bermain imbang 1-1 melawan Tottenham.

Harapan Liverpool untuk berlaga di Liga Champions musim depan kembali mendapatkan pukulan. Pada pertandingan pekan ke-30, The Reds hanya mampu bermain imbang melawan Tottenham Hotspur.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Anfield, Minggu (16/03/2026) dini hari WIB, Liverpool harus puas berbagi angka setelah kebobolan di menit-menit akhir pertandingan.

Dominik Szoboszlai sempat membawa Liverpool unggul pada menit ke-18 melalui tendangan bebas yang menghujam gawang Tottenham Hotspur. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Richarlison mencetak gol balasan pada menit ke-90, memanfaatkan umpan dari Randal Kolo Muani. Skor akhir 1-1.

Hasil imbang ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Liverpool dalam dua pertandingan terakhir di Premier League. Sebelumnya, mereka menelan kekalahan 1-2 dari Wolverhampton Wanderers pada 4 Maret.

Akibatnya, Liverpool masih tertahan di urutan kelima klasemen sementara dengan 49 poin, selisih dua angka dari Aston Villa di zona Liga Champions.

Meskipun demikian, peluang Liverpool untuk tampil di Liga Champions masih terbuka jika ada tim Inggris yang menjuarai Liga Champions atau Liga Europa dan finis di luar lima besar klasemen Premier League.

Manajer Liverpool, Arne Slot, mengakui bahwa hasil imbang melawan Tottenham Hotspur berdampak signifikan terhadap peluang timnya untuk finis di empat besar.

"Jelas ini merugikan, tetapi yang jadi masalah adalah sudah berapa kali hal seperti ini merugikan kami. Kami tidak membantu diri sendiri," ujar Slot.

Slot menambahkan, timnya terlalu sering menciptakan peluang yang lebih banyak dari jumlah gol yang dicetak. Ia juga menyoroti kurangnya clean sheet yang menjadi masalah besar dalam upaya meraih poin yang diinginkan.

"Kami tidak banyak membantu diri kami sendiri. Terlalu sering musim ini kami menciptakan expected goals (xG) atau peluang yang jauh lebih banyak dibanding jumlah gol yang kami cetak."

"Biasanya di Premier League, Anda melihat banyak tim mampu melampaui nilai xG mereka, tetapi itu jelas bukan yang kami lakukan sepanjang musim ini. Akibatnya pertandingan tetap ketat hingga akhir dan kami kesulitan menjaga clean sheet."

"Kami juga tidak mencatat jumlah clean sheet sebanyak yang dibutuhkan jika ingin naik ke papan atas klasemen. Kombinasi itu lah yang menjadi masalah besar dalam upaya kami meraih jumlah poin yang diinginkan," kata Slot.

Recommended