Liverpool dijadwalkan menjamu Paris Saint-Germain (PSG) pada laga leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 di Stadion Anfield, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. Tim tuan rumah membawa misi membalikkan keadaan setelah menderita kekalahan pada pertemuan pertama pekan lalu.
Klub berjuluk The Reds tersebut saat ini tertinggal agregat 0-2 dari raksasa Prancis tersebut. Kondisi ini menuntut skuad asuhan pelatih Liverpool untuk mencetak setidaknya tiga gol tanpa balas guna memastikan tiket ke babak semifinal.
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, menegaskan perlunya performa yang jauh lebih baik dibandingkan saat berlaga di Paris. Dilansir dari Bola, tim Merseyside ini sebelumnya juga sempat mengalami tren negatif setelah takluk 0-4 dari Manchester City di ajang Piala FA.
"Kami butuh sesuatu yang sangat spesial terjadi, kalau tidak kami tidak punya peluang. Jika kami bermain seperti di Paris, maka kami tidak akan punya kesempatan sama sekali, menurut saya," ujar Virgil van Dijk, Kapten Liverpool.
Van Dijk menambahkan bahwa dukungan suporter di Anfield akan menjadi elemen krusial dalam upaya mengejar ketertinggalan. Ia berharap adanya atmosfer luar biasa yang mampu memberikan energi tambahan bagi para pemain di lapangan selama 90 menit pertandingan.
Namun, seruan kapten tim ini muncul di tengah ketegangan internal antara pihak manajemen klub dan pendukung terkait kenaikan harga tiket. Kelompok suporter sebelumnya telah melakukan aksi protes dengan meminimalkan atribut spanduk saat melawan Fulham pada Sabtu (11/4/2026).
Aksi protes tersebut juga mencakup pemboikotan pembelian makanan dan minuman di area stadion sebagai bentuk keberatan fans. Van Dijk mengakui bahwa para pendukung memiliki hak untuk menyuarakan keresahan mereka karena fans adalah jantung dari klub.
Pihak pemain berharap solusi segera ditemukan antara pihak klub dan pendukung agar fokus tim tidak terpecah. Pertandingan krusial melawan PSG tetap menjadi prioritas utama tim untuk menjaga asa meraih trofi di level kompetisi tertinggi Eropa musim ini.