Liverpool Tersingkir dari Liga Champions Usai Kalah Agregat dari PSG

Liverpool gugur dari Liga Champions 2026 setelah kalah agregat 0-4 dari PSG. Keputusan taktis Arne Slot memainkan Alexander Isak menuai kritik tajam.

Liverpool dipastikan tersingkir dari kompetisi Liga Champions musim 2026 setelah menelan kekalahan agregat 0-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) pada laga leg kedua di Stadion Anfield, Selasa (14/4/2026) malam. Kegagalan ini memicu sorotan tajam terhadap keputusan manajer Arne Slot yang menurunkan Alexander Isak sebagai starter meski sang pemain baru pulih dari cedera panjang.

Dilansir dari Bola, Isak tampil sejak menit awal setelah sebelumnya absen selama empat bulan akibat patah kaki dan baru kembali merumput pada awal April 2026. Penyerang asal Swedia tersebut dipasangkan dengan Hugo Ekitike, menggeser posisi Rio Ngumoha dan Mohamed Salah ke bangku cadangan pada awal laga krusial tersebut.

Strategi Slot tidak berjalan sesuai rencana setelah Ekitike harus ditarik keluar lebih awal pada babak pertama karena mengalami cedera serius yang dikhawatirkan mengancam peluangnya tampil di Piala Dunia 2026. Kondisi ini memaksa perubahan taktik mendadak, namun Slot tetap memutuskan untuk mengganti Isak saat jeda antarpabak sesuai rencana awal durasi bermain 45 menit.

Statistik mencatat kontribusi Isak sangat terbatas selama berada di lapangan dengan hanya melakukan lima sentuhan bola dan satu tembakan tepat sasaran. Selain itu, pemain yang didatangkan dengan nilai transfer rekor Liga Inggris tersebut tercatat dua kali terjebak offside dan hanya memenangkan satu dari empat duel udara sebelum digantikan.

Performa lini serang Liverpool justru terlihat lebih mengancam ketika Mohamed Salah masuk menggantikan Ekitike di sisi kanan lapangan. Salah tercatat menciptakan empat peluang dan melakukan tiga pergerakan progresif, meskipun upayanya gagal menembus pertahanan rapat skuat asuhan Luis Enrique hingga peluit panjang dibunyikan.

Data dari Michael Reid menunjukkan bahwa Salah merupakan pemain paling efektif dengan catatan 12 umpan ke kotak penalti dan nilai expected assist (xA) sebesar 0,52 dalam dua pertemuan melawan PSG. Namun, pemain Mesir itu tercatat hanya bermain kurang dari sepertiga dari total 180 menit waktu pertandingan yang tersedia di babak gugur tersebut.

Ousmane Dembele menjadi bintang kemenangan bagi PSG dengan memborong dua gol yang mengunci kemenangan tim tamu di Anfield. Atas hasil ini, PSG berhak melaju ke babak semifinal untuk menghadapi pemenang antara laga Bayern Munchen melawan Real Madrid.

Recommended