LPDP Batasi Pilihan Jurusan Beasiswa Mulai 2026

Mulai 2026, LPDP membatasi pilihan jurusan beasiswa menjadi dua rumpun ilmu utama: STEM dan SHARE, selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melakukan penyesuaian dalam skema pendaftaran beasiswa. Mulai tahun 2026, calon penerima beasiswa tidak lagi sepenuhnya bebas memilih jurusan seperti tahun-tahun sebelumnya. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menyelaraskan pemberian beasiswa dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Beasiswa LPDP RI, Agam Bayu Suryanto, menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk memperkuat arah pembangunan sumber daya manusia Indonesia, bukan sebagai pembatasan.

Pendaftar beasiswa LPDP nantinya akan dihadapkan pada dua rumpun ilmu utama, yaitu Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) dan Social, Humanities, Art, Religious, Economic (SHARE). Pemilihan salah satu rumpun ini menjadi langkah awal dalam proses seleksi.

"LPDP memberikan menu, yaitu dua rumpun ilmu yang ditawarkan kepada para pendaftar, yakni STEM dan SHARE. Keduanya penting dan saling melengkapi," kata Agam dalam Diskusi Scholarship Forum pada Jumat, 27 Februari 2026.

Pada rumpun STEM, LPDP mengarahkan pendaftar untuk memilih industri strategis yang menjadi prioritas pemerintah, seperti sektor digital, maritim, kesehatan, pertahanan, artificial intelligence (AI), hingga semikonduktor. Sementara itu, rumpun SHARE memberikan pilihan bidang sosial, budaya, humaniora, ekonomi, hukum, dan keilmuan lain yang mendukung penguatan tata kelola dan pembangunan sosial nasional.

Selain perubahan skema rumpun ilmu, LPDP juga memperluas kolaborasi lintas kementerian. Program beasiswa kini terintegrasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah; Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi; Kementerian Agama; dan Kementerian Kesehatan.

"Ini menjadi upaya kita agar generasi muda yang dihasilkan selaras dengan peta jalan pembangunan nasional," ujar Agam.

Recommended