Malut United Tantang PSBS Biak di Pekan ke-30 Super League

Malut United akan menghadapi PSBS Biak yang tengah dilanda krisis internal pada pekan ke-30 Liga Super Indonesia di Stadion Maguwoharjo.

Malut United dijadwalkan menghadapi PSBS Biak dalam laga pekan ke-30 kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa, 28 April 2026. Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi PSBS Biak yang sedang mengalami penurunan kekuatan skuad.

Kondisi internal Tim Badai Pasifik, julukan PSBS Biak, dilaporkan tidak ideal menjelang pertandingan ini. Sejumlah pemain penting memutuskan hengkang setelah mencuatnya persoalan tunggakan gaji dalam beberapa pekan terakhir, sebagaimana dilansir dari Bola.

Kehilangan pemain berdampak signifikan pada komposisi lini pertahanan PSBS Biak. Nama-nama seperti Sandro Embalo, George Brown, Hwang Myung-hyun, hingga Arif Budiyono tidak lagi masuk dalam jajaran susunan pemain sejak polemik finansial tersebut terjadi.

Sektor serangan PSBS Biak juga mengalami kerugian besar setelah pencetak gol terbanyak mereka, Ruyery Blanco, memilih kembali ke Kolombia. Kepergian pemain dengan koleksi 10 gol tersebut memaksa tim mengandalkan Luquinhas dan Mohcine Hassan untuk membobol gawang lawan.

Berbeda dengan tim lawan, Malut United datang dengan kekuatan yang jauh lebih lengkap dan solid. Tim berjuluk Laskar Kie Raha ini masih diperkuat pemain-pemain pilar seperti Nilson Junior, Safrudin Tahar, serta duet sayap Yance dan Yakob Sayuri.

Lini tengah Malut United juga tetap konsisten dengan keberadaan Wbeymar Angulo, Lucas Cardoso, dan Tyronne del Pino. Ketiganya tercatat telah memberikan kontribusi sembilan gol dan sembilan assist sepanjang musim kompetisi berlangsung.

Ketajaman lini depan Malut United diprediksi akan menjadi ancaman utama melalui kehadiran Ciro Alves dan David da Silva. Berdasarkan data klasemen, David da Silva saat ini masih memegang status sebagai pencetak gol terbanyak sementara dengan raihan 17 gol.

Untuk mengantisipasi gempuran lawan, PSBS Biak tetap mengandalkan penjaga gawang asing mereka, Kadu. Kiper asal Angola tersebut diharapkan mampu bekerja sama dengan bek lokal seperti Nurhidayat dan pemain muda Moses Madjar di jantung pertahanan.

Recommended