Penampilan apik Casemiro dalam beberapa pertandingan terakhir Manchester United (MU) memunculkan spekulasi terkait masa depannya, terutama setelah muncul kepastian bahwa pemain Brasil ini akan meninggalkan klub pada akhir musim.
Sorakan "One more year" terdengar dari tribune Stretford End setelah Casemiro kembali menunjukkan performa gemilang dalam kemenangan 3-1 MU atas Aston Villa. Penampilan terbarunya ini memicu desakan agar klub mempertahankannya.
Namun, terlepas dari performa impresifnya saat ini, keputusan untuk tidak memperpanjang kontraknya dinilai sebagai langkah yang tepat. Bahkan jika Casemiro bersedia menurunkan gajinya secara signifikan, yang saat ini mencapai 350.000 pound per pekan, faktor usia tetap menjadi pertimbangan utama.
Selain itu, muncul keraguan apakah ia mampu memenuhi tuntutan fisik dari jadwal padat Liga Champions dengan format baru, yang mencakup pertandingan tambahan di tengah pekan. Musim ini, Casemiro diuntungkan dengan jadwal satu pertandingan per pekan, atau bahkan satu pertandingan setiap dua minggu.
Mencari pengganti Casemiro bukanlah tugas mudah, bahkan mungkin memerlukan lebih dari satu pemain. MU memiliki daftar panjang target gelandang tengah, termasuk Carlos Baleba, Adam Wharton, Sandro Tonali, Alex Scott, dan Elliot Anderson.
TalkSPORT melaporkan bahwa peluang Anderson pindah ke Manchester City lebih besar. MU kini mengincar pemain yang teruji di Premier League dan dapat memberikan dampak instan, seperti Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo yang diincar musim panas lalu.
Meskipun demikian, tak satu pun dari nama-nama tersebut memiliki pengalaman Eropa atau koleksi trofi seperti Casemiro. Gol sundulan Casemiro saat melawan Villa adalah gol kedelapannya musim ini.
Baleba dinilai paling mirip dengan Casemiro, terutama dalam merebut penguasaan bola. Ia bisa menjadi tandem ideal bagi Kobbie Mainoo.
Dengan potensi dana yang lebih besar jika lolos ke Liga Champions, sulit membayangkan Jim Ratcliffe mengeluarkan lebih dari 100 juta pound untuk dua gelandang sekaligus. Kemungkinan realistisnya, MU akan fokus pada satu nama seperti Baleba atau Tonali, lalu menambah kedalaman skuad dengan pemain seperti Scott.
Casemiro disebut-sebut akan melanjutkan kariernya di MLS Amerika Serikat atau Liga Pro Arab Saudi. Kehilangan dirinya akan menjadi tantangan besar bagi MU.
Fokus pada Pemain Muda
Koresponden sepak bola Alex Crook menekankan bahwa klub harus fokus pada pemain yang lebih muda.
"Dia bermain luar biasa, tetapi Anda harus mempertimbangkan bahwa dia hanya bermain satu kali seminggu, kadang hanya satu pertandingan setiap 10 atau 11 hari," ujar Crook.
“Saya pikir jika Anda ingin membangun skuad untuk bersaing di Eropa musim depan, yang berarti bermain tiga kali seminggu, maka mungkin waktunya untuk Casemiro sudah lewat.”
“Fakta dia sudah mengumumkan kepergiannya sendiri, jelas dia merasa ini saat yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal. Kita harus mencari pemain yang lebih muda, seseorang yang tidak menuntut gaji setinggi dia.”
“Saya mengerti mengapa kita terbawa sentimen, tetapi tugas manajemen adalah tidak terbawa sentimen itu dan membuat keputusan tegas demi kebaikan klub.”
“Casemiro bukan masa depan. Dia jelas punya karier yang luar biasa, tetapi sekarang kita perlu darah muda,” lanjut Crook.