Manchester United mulai merancang strategi besar untuk bursa transfer musim panas 2026, dengan fokus utama pada perubahan signifikan di lini tengah.
Perombakan ini dipicu oleh kepergian Casemiro pada akhir musim. Gelandang asal Brasil tersebut akan meninggalkan Old Trafford, sehingga klub harus segera mencari pengganti yang sepadan.
Selain itu, performa Manuel Ugarte yang dinilai belum memenuhi ekspektasi juga menimbulkan ketidakjelasan mengenai masa depannya. Situasi ini mendorong United untuk menginvestasikan dana besar dalam memperkuat lini tengah.
Eduardo Camavinga, gelandang Real Madrid, menjadi salah satu nama yang mencuat dalam beberapa pekan terakhir dan masuk radar utama Manchester United.
Camavinga dianggap sebagai target serius bagi Manchester United untuk musim depan. Pemain berusia 23 tahun tersebut dinilai ideal untuk memperkuat lini tengah berkat energi, kecepatan, dan pengalamannya di laga besar.
Sejak bergabung dari Stade Rennais pada 2021, Camavinga telah mencatatkan lebih dari 200 penampilan di berbagai kompetisi bersama Real Madrid.
Musim ini, perannya tidak selalu menjadi starter utama. Ia baru 12 kali menjadi starter di La Liga dan sering dimainkan di berbagai posisi, termasuk bek kiri dan gelandang sayap.
Situasi ini membuka peluang bagi klub lain untuk merekrutnya. Real Madrid dikabarkan bersedia mempertimbangkan tawaran di atas 43 juta pound, meskipun belum ada keputusan final tentang masa depannya.
Persaingan Ketat dengan Liverpool dan Chelsea
Manchester United tidak sendirian dalam perburuan Camavinga. Liverpool dan Chelsea, dua rival Premier League, juga memantau situasi sang gelandang.
Liverpool bahkan disebut berada di posisi terdepan. Faktor proyek tim dan potensi perubahan manajerial bisa menjadi daya tarik tersendiri. Nama Xabi Alonso disebut-sebut berpotensi menggantikan Arne Slot di Anfield, yang dapat memengaruhi kebijakan transfer klub.
Liverpool tengah merencanakan perombakan skuad setelah musim yang mengecewakan. Posisi gelandang bertahan menjadi salah satu prioritas utama.
Faktor Liga Champions Jadi Penentu
Peluang Manchester United untuk mengamankan jasa Camavinga sangat bergantung pada pencapaian mereka musim ini. Tiket ke Liga Champions bisa menjadi faktor krusial dalam menarik minat sang pemain.
Tanpa kompetisi elite Eropa, United berisiko kalah bersaing dengan klub-klub lain yang menawarkan proyek lebih menjanjikan di level tertinggi.
Selain itu, dinamika di Liverpool juga memengaruhi persaingan. Dengan potensi kepergian Wataru Endo serta ketidakpastian masa depan Alexis Mac Allister dan Curtis Jones, kebutuhan mereka di lini tengah semakin mendesak.
Saga transfer Camavinga diprediksi akan menjadi salah satu cerita panas di bursa musim panas mendatang. Bagi Manchester United, ini bukan sekadar transfer, melainkan bagian dari upaya membangun ulang kekuatan tim untuk kembali bersaing di level tertinggi.