Gelandang Manchester United Manuel Ugarte dilaporkan lebih memilih untuk bergabung dengan raksasa Italia Juventus daripada bertahan di Liga Inggris pada bursa transfer musim panas mendatang. Kabar ketertarikan sejumlah klub ini muncul setelah kekalahan United 1-2 dari Leeds United pada Selasa (14/4/2026) dini hari WIB.
Dilansir dari Bola, masa depan pemain asal Uruguay tersebut di Old Trafford menjadi tidak pasti menyusul performa yang dinilai kurang mengesankan sejak didatangkan dari Paris Saint-Germain. Manchester United dikabarkan siap melepas pemain berusia 25 tahun itu karena kesulitan menembus skuat reguler di bawah arahan manajer sementara Michael Carrick.
Sejak kepindahannya senilai 50,5 juta pound pada musim panas 2024, Ugarte baru mencatatkan 69 penampilan bersama Setan Merah dengan kontribusi dua gol dan enam assist. Statistik menunjukkan performa tim yang kurang stabil saat ia bermain, di mana United hanya meraih satu kemenangan dari sepuluh laga terakhir yang melibatkan dirinya.
Tottenham Hotspur dan Newcastle United sempat dikabarkan memantau situasi Ugarte untuk memperkuat lini tengah mereka musim depan. Tottenham yang saat ini berjuang di papan bawah klasemen Liga Premier bahkan telah memasukkan namanya ke dalam daftar incaran utama.
Meskipun performa sang pemain menuai kritik, Michael Carrick memberikan pembelaan terhadap kontribusi Ugarte di lapangan. Menurut Carrick, gelandang tersebut telah bekerja keras terutama dalam situasi sulit saat tim harus bermain dengan sepuluh orang.
"Saya pikir malam ini adalah pertandingan yang sulit, bukan hanya untuk Manu. Itu adalah salah satu pertandingan di mana malam itu terasa berat," kata Michael Carrick, Manajer Sementara Manchester United.
Ugarte sendiri dilaporkan telah memantapkan hati untuk pindah ke Serie A guna menghidupkan kembali kariernya. Selain Juventus, klub Liga Super Turki Galatasaray juga disebut-sebut menunjukkan minat, namun sang pemain lebih memprioritaskan tawaran dari klub asal Turin tersebut.