Manajer pembalap MotoGP, Carlo Pernat, mengungkapkan bahwa Marc Marquez menyertakan klausul khusus dalam perpanjangan kontraknya bersama Ducati untuk musim MotoGP 2027. Pembalap asal Spanyol tersebut dilaporkan meminta izin untuk pensiun tanpa harus membayar denda penalti.
Kabar yang dilansir dari Bola menyebutkan bahwa Marc Marquez akan menandatangani kontrak baru dengan durasi dua musim hingga MotoGP 2028. Jika rumor mengenai klausul khusus ini benar, terdapat kemungkinan sang pembalap akan gantung helm sebelum musim 2028 dimulai.
Faktor kondisi fisik menjadi alasan utama yang membuat kakak dari Alex Marquez ini mulai mempertimbangkan untuk pensiun. Terlebih lagi, Marc Marquez baru saja menjalani operasi lanjutan pada bagian bahunya.
Meski demikian, Marc Marquez disebut masih memiliki motivasi besar untuk bersaing pada MotoGP 2027. Musim tersebut akan menjadi penanda dimulainya era baru dalam Kejuaraan Dunia Balap Motor karena adanya penerapan regulasi teknik yang baru.
Di sisi lain, situasi balapan MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada Minggu, 17 Mei 2026, sempat berjalan penuh drama. Fabio Di Giannantonio berhasil keluar sebagai pemenang, sementara Alex Marquez mengalami kecelakaan parah yang mengakibatkan cedera patah tulang selangka.
Carlo Pernat menilai tumpukan komitmen dan jadwal padat membuat Marc Marquez tidak memiliki waktu luang untuk beristirahat.
"I berharap bisa berada di dalam pikirannya. Saya rasa Marc Marquez benar-benar mulai berpikir untuk pensiun. Juga, karena banyaknya komitmen, dan tidak punya waktu sedetik pun untuk bernapas," ungkap Carlo Pernat.
"Teman-teman, Marc ini telah melihat neraka, membakar semua yang ada untuk dibakar dan berhasil terbang ke surga. Lalu terjadilah kejadian dengan Marco Bezzecchi, yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan dia, dan itu juga menghancurkan mentalnya."
"Dia sudah merasakan absen banyak balapan, sekarang dia merasakannya lagi karena operasi. Dan sialnya, wajar untuk bertanya-tanya apakah sudah waktunya untuk berhenti. Dalam kontrak dua tahunnya dengan Ducati, dia tampaknya secara khusus meminta agar tidak ada penalti jika dia memutuskan untuk pensiun."
"Dia ingin mencoba karena dia tahu bahwa dengan peraturan baru, pembalap akan lebih diperhitungkan, dan dia masih yang terkuat dari semuanya. Tetapi jika dia menyadari bahwa dia tidak bisa berjuang untuk menang, saya rasa dia akan berhenti," tambahnya.
Dampak Kecelakaan Alex Marquez di Catalunya
Insiden buruk yang menimpa sang adik, Alex Marquez, di MotoGP Catalunya dinilai turut memperkuat niat Marc Marquez untuk segera mengakhiri karier balapnya.
"Jika dia terus seperti ini, dia mungkin akan sangat kesal sehingga dia akan lelah sebelum mencoba. Bahkan pada hari Minggu, melihat saudaramu menabrak tembok seperti itu pasti membuatmu berpikir lebih dalam," Pernat menuturkan.
Akibat cedera dan harus absen pada dua seri balapan terakhir di musim MotoGP 2026, peluang Marc Marquez untuk mempertahankan gelar juara dunia yang diraihnya musim lalu kini menjadi sangat berat.