Marc Marquez mengalami tiga insiden kecelakaan saat menjalani tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand, yang berlangsung pada Minggu (23/02/2026). Rangkaian kejadian ini sempat menimbulkan pertanyaan besar mengenai kesiapannya menghadapi seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand akhir pekan ini.
Davide Tardozzi, bos tim Ducati, dengan tegas menyatakan bahwa serangkaian kecelakaan yang menimpa sang juara dunia bertahan itu tidak akan mempengaruhi performanya. Hal ini seperti dilansir dari Bola, menunjukkan kepercayaan penuh tim terhadap pebalap andalannya.
"Saya rasa kecelakaan itu tidak terlalu memengaruhi Marc. Itu tidak berdampak pada performanya," ucap Tardozzi. Ia menambahkan, "Kami tahu Marc akan menjadi salah satu kandidat juara sejak balapan pertama."
Persiapan pramusim Marquez memang tidak berjalan sepenuhnya mulus. Setelah kembali dari cedera panjang, pebalap asal Spanyol itu juga sempat mengalami gangguan fisik akibat sakit pada akhir pekan tes di Sirkuit Buriram.
Pembalap berjuluk 'The Baby Alien' ini terjatuh sebanyak tiga kali dalam dua hari pengujian di Thailand. Ia mengakui kurangnya konsentrasi akibat kondisi fisiknya menjadi penyebab utama insiden tersebut, sehingga ia gagal menyelesaikan simulasi balapan penuh.
Meskipun demikian, Davide Tardozzi mengingatkan bahwa musim MotoGP 2026 masih sangat panjang. Menurutnya, kemenangan di seri pembuka yang akan berlangsung di Sirkuit Buriram dari 27 Februari hingga 1 Maret mendatang bukanlah jaminan untuk meraih gelar juara dunia.
"Siapa pun yang menang di sini belum tentu akan menjadi juara dunia. Kejuaraan ini panjang, yang terpenting adalah mengumpulkan poin sebanyak mungkin," tegas Tardozzi. Pernyataan ini menekankan pentingnya konsistensi sepanjang musim.
Terlepas dari insiden yang dialami Marquez, Ducati menyatakan kepuasannya terhadap perkembangan motor terbaru mereka, GP26. Tardozzi menyebut bahwa banyak komponen yang sebelumnya telah diuji di Sepang kini terkonfirmasi bekerja sesuai harapan di Buriram.
"Kami cukup senang karena banyak bagian yang dipilih para pembalap di Sepang kini terkonfirmasi efektif," jelasnya. Pembaruan pada sektor aerodinamika, sasis, dan perangkat rear device menjadi fokus utama pengembangan, yang semuanya telah terkonfirmasi hasilnya.
Marquez Masuk Daftar Kandidat Kuat
Hasil tes pramusim di Thailand menunjukkan Marc Marquez menempati posisi ketiga tercepat secara keseluruhan. Rekan setimnya, Francesco Bagnaia, berada tepat di belakangnya dan memperlihatkan peningkatan kepercayaan diri.
Menariknya, tidak ada satu pun dari Marquez bersaudara, termasuk Alex Marquez, maupun Bagnaia yang berhasil menyelesaikan simulasi balapan penuh pada hari terakhir tes. Marc dan Alex sama-sama terjatuh, sementara Bagnaia terpaksa menghentikan sesi akibat masalah teknis.
Kini, fokus tim Ducati sepenuhnya tertuju pada seri pembuka di Buriram. Dengan segala dinamika selama pramusim, satu hal yang pasti adalah Marc Marquez tetap masuk dalam daftar kandidat kuat untuk memperebutkan gelar juara MotoGP 2026.
Di sisi lain, pebalap debutan Diogo Moreira mengungkapkan bahwa MotoGP menguras fisik dan mental. "MotoGP itu dunia yang berbeda. Tidak bisa dibandingkan dengan apa pun," ujarnya, menambahkan bahwa pembalap harus "sedikit gila" untuk bertahan di level ini. Moreira yang baru debut dengan LCR Honda, berhasil meraih poin di tiga balapan awal musim.