Marc Marquez Diramal Pensiun dari MotoGP Jika Raih Gelar ke-10

Mantan pembalap MotoGP, Marco Melandri, memprediksi Marc Marquez bisa pensiun setelah meraih gelar juara dunia ke-10, mempertimbangkan beban fisik dan mental yang besar.

Masa depan Marc Marquez di arena MotoGP kembali menjadi sorotan hangat. Mantan pembalap Grand Prix, Marco Melandri, melontarkan prediksi mengejutkan bahwa Marquez berpotensi untuk pensiun jika berhasil meraih gelar juara dunia ke-10 dalam kariernya. Hal ini mempertimbangkan beban fisik dan mental yang besar yang ditanggung pembalap berjuluk "Baby Alien" tersebut.

Spekulasi ini bukan tanpa alasan, mengingat perjuangan Marquez untuk kembali ke puncak performa telah mencapai titik kritis. Meskipun Marquez saat ini masih menjadi favorit juara bersama Ducati, kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih pasca-cedera menjadi perhatian utama, seperti dilansir dari Bola.com.

Keberhasilan Marc Marquez merebut gelar juara dunia kesembilan pada musim 2025, yang membuatnya menyamai torehan Valentino Rossi di kelas utama, disebut-sebut harus dibayar mahal. Menurut Melandri, upaya mental yang luar biasa untuk merebut kembali gelar tersebut telah menguras energi psikologis Marquez secara signifikan. "Saya pikir usaha mental untuk memenangkan gelar lagi berdampak besar. Dia sudah memberikan lebih dari 110 persen pada 2025,” ujar Melandri, dikutip dari GPOne.

Selain faktor mental, kondisi fisik Marquez juga menjadi sorotan. Cedera bahu yang dialaminya sejak musim lalu, termasuk insiden di GP Indonesia 2025, masih membayangi performanya. Marquez bahkan sempat mengakui kondisinya cukup "kritis." Situasi ini juga dikabarkan memengaruhi negosiasi kontrak barunya dengan Ducati, yang hingga awal April 2026 belum menemui kesepakatan.

Opsi Pensiun dan Kontrak di Ducati

Meskipun performanya di awal musim 2026 belum sepenuhnya meyakinkan, Marc Marquez tetap dianggap sebagai kandidat kuat juara. Hingga tiga seri awal musim ini, ia baru mencatatkan satu kemenangan sprint di Brasil dan belum meraih kemenangan di balapan utama (grand prix).

Melandri meyakini bahwa jika Marquez mampu meraih gelar juara dunia ke-10, pensiun di puncak karier akan menjadi langkah yang logis. "Jika dia juara lagi, saya tidak akan terkejut kalau dia memutuskan berhenti di akhir musim," tegas Melandri, seperti diberitakan oleh Merahputih.com. Mencapai gelar kesepuluh di grand prix bisa menjadi titik puncak karier yang ideal bagi Marquez untuk mengakhiri perjalanannya di MotoGP.

Kontrak Marc Marquez bersama Ducati sendiri akan berakhir pada akhir musim 2026. Meskipun ada indikasi ia akan tetap bersama pabrikan Italia tersebut, negosiasi kontrak baru masih tertunda seiring pembahasan kesepakatan komersial baru di MotoGP. Ducati memprioritaskan kontrak baru untuk Marquez, namun juga telah menyiapkan skenario cadangan, dengan nama talenta muda seperti Fermin Aldeguer yang mencuat sebagai kandidat suksesor.

Saat ini, Marc Marquez masih ingin menikmati perannya sebagai pembalap di lintasan. Namun, ketika tiba waktunya untuk gantung helm, bukan tidak mungkin ia akan tetap terlibat dalam dunia MotoGP dengan peran yang berbeda, mengingat passion-nya terhadap balap motor. Mantan pembalap seperti Valentino Rossi (VR46) dan Lucio Cecchinello (LCR) telah membuktikan bahwa transisi dari pembalap menjadi pemilik tim adalah jalur yang mungkin ditempuh.

Recommended