Mark Viduka Kelola Kedai Kopi di Kroasia Setelah Pensiun Sepak Bola

Mantan penyerang Premier League Mark Viduka kini menetap di Kroasia untuk mengelola kedai kopi dan bermain musik setelah pensiun sejak 2009.

Mantan penyerang tajam Premier League, Mark Viduka, memilih jalan hidup baru sebagai pengelola kedai kopi di wilayah perbukitan utara Zagreb, Kroasia, setelah memutuskan gantung sepatu dari dunia sepak bola profesional sejak tahun 2009 lalu.

Dilansir dari Bola, pria yang pernah membela Leeds United dan Newcastle United ini mengelola bisnis bernama Non Plus Ultra demi mencari ketenangan. Keputusan tersebut diambil karena Viduka mengaku tidak nyaman dengan dinamika politik dan aspek di luar lapangan dalam industri sepak bola profesional.

Kehidupan Viduka di Kroasia jauh dari sorotan media yang biasa ia terima saat masih aktif bermain di Inggris. Selain melayani pelanggan di kafe, mantan kapten Timnas Australia ini mengisi waktu luangnya dengan bermain gitar dan sesekali bergabung dengan grup musik milik putranya, Oliver.

"Kami memang ingin punya kafe, sekadar untuk bersenang-senang, tempat di mana semua orang diterima. Jadi, ya di sinilah kami sekarang," kata Mark Viduka, mantan pemain Newcastle United, saat menjelaskan alasannya menetap di Kroasia dibandingkan Australia atau Inggris.

Viduka mengungkapkan bahwa sang istri memiliki peran besar dalam operasional harian kedai tersebut sementara dirinya lebih banyak menikmati suasana santai. Kedai kopi miliknya juga sesekali dikunjungi oleh tokoh olahraga ternama lainnya, termasuk mantan petenis dunia Goran Ivanisevic.

Dalam sejarah kariernya, pemain yang mencatatkan 43 penampilan bersama Australia ini pernah menjadi ikon di Liga Inggris, terutama saat mencetak empat gol ke gawang Liverpool bersama Leeds United. Namun, ia kini lebih memilih fokus pada hobi musiknya dan mengaku sangat menyukai lirik lagu dari grup musik Arctic Monkeys.

Sebelum pensiun di Newcastle United, Viduka telah melanglang buana ke berbagai klub besar seperti Celtic dan Middlesbrough. Saat ini, ia menikmati rutinitas latihan musik di ruang bawah tanah rumahnya meskipun terkadang mendapatkan teguran dari tetangga sekitar akibat suara bising.

Recommended