Mason Mount Mantap Bertahan di MU Musim Depan

Mason Mount bertekad membuktikan diri di Manchester United dan tidak berencana hengkang pada bursa transfer musim panas mendatang.

Gelandang serang Manchester United, Mason Mount, dikabarkan telah menentukan sikap terkait masa depannya di klub. Ia ingin terus berjuang untuk mendapatkan tempat di tim utama.

Menurut sumber dari Football Insider, pemain berusia 27 tahun ini ingin membuktikan kemampuannya di Old Trafford dan fokus menjaga kondisi fisik agar tetap bugar serta dapat kembali bermain secara reguler hingga akhir musim.

Mantan pemandu bakat MU, Mick Brown, sebelumnya menyebutkan bahwa Aston Villa dan Fulham tertarik merekrut Mount. Akan tetapi, sang pemain merasa kurang beruntung karena cedera dan bertekad memperjuangkan posisinya di tim.

Manajemen MU sendiri disebut tidak terlalu khawatir kehilangan Mount, meski ada minat dari klub lain. Mereka sedang menyusun rencana transfer untuk jendela transfer berikutnya.

Mount didatangkan dari Chelsea pada musim panas 2023 dengan nilai transfer awal sekitar 55 juta poundsterling. Kedatangannya diharapkan dapat memperkuat lini tengah Setan Merah.

Perjalanan Mount di MU sejauh ini tidak berjalan mulus. Sempat menunjukkan performa apik di awal musim dan mencetak tiga gol dari 10 kali menjadi starter, cedera kembali menghambatnya.

Sejak pertandingan Piala FA melawan Brighton pada 11 Januari, Mount hanya bermain satu menit. Sepanjang musim 2025/26, ia telah melewatkan delapan pertandingan akibat cedera. Musim lalu, ia absen 23 pertandingan karena masalah hamstring, dan pada musim debutnya (2023/24), ia melewatkan 26 laga.

Pelatih interim MU, Michael Carrick, jarang memanfaatkannya karena kondisi fisik. Meski demikian, Mount diperkirakan tetap menjadi bagian dari skuad musim depan.

MU Berpotensi Kehilangan Sosok Penting di Tim Perekrutan

Selain situasi pemain, MU juga berpotensi kehilangan kepala pemandu bakat kiper, Tony Coton. Football Insider melaporkan bahwa Bayer Leverkusen, Wolfsburg, dan Como tertarik merekrutnya.

Coton berperan penting dalam perekrutan kiper Senne Lammens musim panas lalu. Sebelumnya, sebagai pelatih kiper MU, ia terlibat dalam mendatangkan Edwin van der Sar. Kehadiran Lammens memberikan kestabilan di bawah mistar gawang, sehingga klub berisiko kehilangan sosok penting dalam peningkatan kualitas sektor penjaga gawang.

Recommended