Mbappe Bantah Tuduhan Salah Diagnosis Cedera di Real Madrid

Kylian Mbappe membantah kabar penanganan cedera lututnya di Real Madrid yang disebut keliru. Ia menegaskan komunikasi dengan klub berjalan baik.

Kylian Mbappe membantah isu yang menyebutkan adanya kesalahan diagnosis terkait cedera lututnya saat berada di Real Madrid. Ia menegaskan bahwa tim medis tidak salah memeriksa lututnya.

Kabar ini beredar setelah jurnalis RMC Sport melaporkan bahwa Real Madrid diduga gagal mendeteksi robekan ligamen di lutut kiri Mbappe pada Desember lalu. Informasi yang berkembang menyebutkan pemeriksaan justru dilakukan pada lutut kanan yang sehat.

Mbappe sempat bermain tiga kali bersama Madrid sebelum cederanya teridentifikasi. Klub kemudian mengumumkan keseleo lutut pada 31 Desember. Perkembangan kondisi Mbappe diumumkan kembali setelah ia memeriksakan diri ke Paris, yang membuatnya absen lebih dari tiga pekan.

Menjelang laga uji coba Timnas Prancis melawan Brasil, Mbappe memberikan klarifikasi terkait kabar tersebut. "Informasi bahwa mereka memeriksa lutut yang salah itu tidak benar," kata Mbappe.

Ia juga mengakui mungkin bertanggung jawab atas munculnya spekulasi tersebut. "Mungkin saya punya tanggung jawab tidak langsung atas situasi ini karena ketika Anda tidak mengomunikasikan apa yang Anda alami dan apa yang terjadi, itu membuka ruang interpretasi, dan semua orang berusaha mengisi kekosongan itu," ujarnya.

Mbappe menegaskan komunikasi dengan Real Madrid berjalan lancar selama masa pemulihan. "Bersama Madrid, kami selalu memiliki komunikasi yang cukup jelas, baik saat saya memulai rehabilitasi di Madrid maupun ketika saya berada di Paris. Di sana saya didampingi dokter, fisioterapis, dan pelatih fisik klub, dan kami tetap bekerja dari Paris. Jadi, tidak ada masalah dalam hal itu," jelasnya.

Soliditas Real Madrid Tanpa Mbappe

Di tengah absennya Mbappe, Real Madrid tetap menunjukkan performa yang solid. Ia menekankan bahwa timnya tidak bergantung pada satu pemain saja. "Kami berada di momen penting musim ini. Tim bermain baik tanpa saya. Ketika saya cedera, saya memang tidak tersedia dan orang-orang mengira saya satu-satunya solusi, padahal tidak seperti itu. Yang terpenting adalah tim," ucap Mbappe.

Cedera Mbappe pertama kali terjadi saat melawan Celta Vigo pada 7 Desember 2025. Ia sempat bermain dalam tiga pertandingan berikutnya melawan Alaves, Talavera, dan Sevilla, sebelum diagnosis keseleo lutut dikonfirmasi.

Setelah tampil singkat di Supercopa de Espana, ia kembali bermain di beberapa laga pada Januari dan Februari 2026. Real Madrid menyatakan hasil konsultasi dengan dokter di Prancis mengonfirmasi bahwa metode perawatan konservatif yang dipilih sudah tepat.

Setelah beristirahat, Mbappe kembali bermain sebagai pemain pengganti melawan Manchester City di Liga Champions dan dalam derbi melawan Atletico Madrid.

Fokus pada Kondisi Terkini

Mbappe menegaskan dirinya fokus pada kondisi saat ini dan tidak menyesali apapun. "Saya bukan tipe orang, baik sebagai pribadi maupun pemain, yang hidup dengan penyesalan. Saya fokus pada saat ini dan masa depan terdekat. Sekarang saya merasa baik, terutama dengan kedua lutut saya, yang sangat penting bagi saya. Itu juga berkat klub yang telah menjaga kondisi fisik saya dengan baik," ujarnya.

"Saya sangat senang berada di sini, siap dimainkan, dan dalam kondisi bugar sepenuhnya. Saya siap bermain melawan Brasil dan tampil sejak awal jika dibutuhkan," imbuh pemain berusia 26 tahun itu.

Sebelumnya, Mbappe juga menyampaikan kepada media Spanyol, AS, bahwa terdapat beberapa informasi yang tidak akurat terkait pemberitaan cedera lututnya yang sempat membatasi kontribusinya bersama Madrid.

Recommended