Manajemen Menantea resmi menghentikan seluruh operasional gerai minuman teh buah tersebut di seluruh Indonesia mulai Jumat, 25 April 2026. Keputusan penghentian bisnis yang didirikan oleh Jerome Polin dan Jehian Sijabat ini diumumkan secara terbuka melalui akun Instagram resmi perusahaan.
Langkah penutupan ini mengakhiri perjalanan merek minuman tersebut setelah beroperasi selama lima tahun sejak peluncuran perdananya pada April 2021. Dilansir dari Medcom, bisnis ini sempat mengalami ekspansi masif dengan membuka ratusan titik penjualan melalui sistem kemitraan dalam waktu singkat.
Krisis pada internal bisnis ini mulai terdeteksi sejak Maret 2023 ketika sejumlah mitra mengeluhkan ketidaksesuaian proyeksi laba dengan realita di lapangan. Para mitra melaporkan kerugian besar setelah menyetor modal hingga ratusan juta rupiah, namun hanya mencatat penjualan beberapa gelas per hari.
Tingginya harga bahan baku yang dipasok dari manajemen pusat juga menjadi keluhan utama karena memangkas margin keuntungan para pemilik gerai. Masalah ini diperparah dengan munculnya sentimen negatif dari para investor yang menanamkan modal melalui skema equity crowdfunding di platform Bizhare.
"Pihak kami kurang melakukan riset terhadap mitra bisnis serta tidak rutin melakukan audit internal," ujar Jehian Sijabat, CEO Menantea. Ia juga mengakui bahwa keterbatasan pengalaman dalam mengelola bisnis berskala besar menjadi faktor krusial yang memengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan.
Sebelum keputusan penutupan diambil, pihak manajemen sebenarnya sempat menjanjikan evaluasi menyeluruh dan perbaikan strategi pemasaran untuk membantu mitra yang terdampak. Namun, upaya pendampingan tersebut dinilai tidak cukup untuk menyelamatkan keberlangsungan operasional gerai yang terus mengalami penurunan performa.
Fenomena jatuhnya bisnis Menantea ini menjadi sorotan mengenai tantangan keberlanjutan unit usaha yang mengandalkan popularitas figur publik. Saat ini, pihak manajemen sedang menyelesaikan proses administratif terkait penghentian kemitraan dan tanggung jawab kepada pihak terkait lainnya.