IPTU Esterlina Titiheryu Raih Tiga Medali Binaraga Internasional di Malaysia

Perwira Polwan Polda Maluku IPTU Esterlina Titiheryu sabet tiga medali dalam ajang binaraga NPC Regional TNT Global Classic Malaysia 2026.

Seorang perwira Polisi Wanita (Polwan) dari Polda Maluku, IPTU Esterlina Titiheryu, sukses mengukir prestasi di kancah internasional. Seperti diberitakan oleh Bola, ia berhasil membawa pulang tiga medali sekaligus dari ajang binaraga NPC Regional TNT Global Classic Malaysia 2026.

Kompetisi internasional yang diikuti oleh kontestan dari pelbagai negara di kawasan Asia tersebut diselenggarakan di Hotel Holiday Villa, Johor Bahru, Malaysia, pada Minggu (10/5/2026).

Dalam kesehariannya, IPTU Esterlina mengemban tanggung jawab sebagai PS. Kapolsek Baguala Polresta Pulau Ambon dan P.P. Lease Polda Maluku. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa anggota kepolisian mampu menorehkan prestasi global di samping menjalankan tugas menjaga keamanan masyarakat.

Tiga medali yang dimenangkan oleh IPTU Esterlina meliputi Juara 1 atau medali emas untuk kategori Women’s Physique. Selain itu, ia juga mengamankan medali perak pada kategori Women’s Figure serta medali perak untuk kategori Women’s Wellness.

Apresiasi tinggi datang dari Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo melalui keterangan tertulisnya. Ia menyatakan bahwa pencapaian luar biasa ini merefleksikan kualitas sumber daya manusia Polri yang memiliki daya saing internasional, disiplin tinggi, dan keunggulan.

“Seorang Kapolsek tidak hanya dituntut mampu menjaga stabilitas kamtibmas di wilayahnya, tetapi juga harus menjadi teladan dalam disiplin, semangat hidup sehat, dan prestasi. Apa yang diraih IPTU Esterlina membuktikan bahwa personel Polri mampu menjalankan tugas negara sekaligus berprestasi di tingkat internasional,” ujar Wakapolri.

Komjen Pol Dedi Prasetyo selaku Pembina Utama Komite Olahraga Polri (KOP) menegaskan komitmennya untuk terus memacu program pembinaan olahraga di lingkungan kepolisian. Hal ini ditujukan untuk memperkuat kualitas fisik anggota sekaligus membangun budaya hidup sehat.

KOP sengaja dibentuk sebagai wadah formal untuk menjaring dan mengoptimalkan potensi serta bakat olahraga yang dimiliki personel Polri. Melalui wadah ini, institusi berharap bisa melahirkan atlet-atlet tangguh yang mampu mengharumkan nama kepolisian dan Indonesia.

“Polri akan terus memberikan dukungan terhadap personel yang memiliki potensi dan prestasi olahraga. Pembinaan harus dilakukan secara sportif, profesional, dan berkelanjutan agar mampu melahirkan atlet-atlet Polri yang membanggakan,” tegas Komjen Dedi Prasetyo.

Keberhasilan yang ditunjukkan oleh IPTU Esterlina diharapkan bisa memicu motivasi dan menjadi sumber inspirasi bagi seluruh anggota kepolisian di Indonesia. Langkah ini penting untuk memelihara kebugaran, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan dedikasi terbaik melalui prestasi nyata.

Institusi kepolisian melalui KOP tetap konsisten dalam menyediakan fasilitas pengembangan, dukungan penuh, serta sistem pembinaan yang adil dan profesional bagi para anggotanya. Keberadaan komite ini menjadi pilar krusial dalam mencetak SDM Polri yang tangguh, sehat, dan berprestasi di level nasional maupun dunia.

Recommended