Jelang bergulirnya musim Formula 1 2026, persaingan ketat antar tim sudah mulai terasa. Grand Prix Australia pada 8 Maret akan menjadi seri pembuka, namun hasil tes pramusim memberikan gambaran awal mengenai peta kekuatan.
Craig Slater, reporter Sky Sports F1, mencoba menyusun peringkat kekuatan 11 tim berdasarkan data GPS, percakapan internal tim, dan simulasi balapan. Prediksi Slater menempatkan Mercedes selangkah lebih maju dibandingkan rival-rivalnya.
Meskipun Charles Leclerc sempat mencatatkan waktu tercepat dalam sesi uji coba terakhir, Slater mengingatkan bahwa catatan waktu pramusim tidak selalu mencerminkan kekuatan yang sebenarnya. Setiap tim menjalankan program berbeda, termasuk variasi bahan bakar yang dapat memengaruhi performa.
Berikut adalah prediksi ranking kekuatan 11 tim Formula 1 musim 2026 versi Craig Slater:
Posisi 11 hingga 8
Aston Martin diprediksi akan memulai musim dari barisan belakang karena masalah pada unit daya Honda. Meskipun diperkuat oleh Adrian Newey, insinyur dan desainer mobil F1 legendaris, dan investasi besar, mereka menghadapi kendala yang signifikan.
Cadillac, sebagai tim pendatang baru, bersikap realistis. Dengan duet Sergio Perez dan Valtteri Bottas, mereka diperkirakan akan kesulitan di musim debut.
Williams, setelah tampil solid pada 2025, menghadapi ekspektasi yang tinggi. Namun, Slater menilai mereka kurang siap dalam simulasi balapan. Alex Albon dan Carlos Sainz dinilai belum menunjukkan performa terbaiknya di tes terakhir.
Audi membawa optimisme dengan unit daya racikan sendiri. Nico Hulkenberg dan Gabriel Bortoletto diyakini mampu tampil kompetitif, terutama di seri awal.
Posisi 7 hingga 5
Racing Bulls dinilai sedikit lebih menjanjikan dibandingkan Audi, dengan Liam Lawson berduet dengan Arvid Lindblad, satu-satunya rookie musim ini.
Esteban Ocon dan Oliver Bearman menunjukkan performa pramusim yang solid, membuat Slater menyebut Haas sebagai kandidat kuat penghuni papan tengah atas.
Alpine, setelah terpuruk musim lalu, bangkit dengan mesin Mercedes. Pierre Gasly dan Franco Colapinto diprediksi akan menikmati peningkatan performa yang signifikan.
Posisi 4 hingga 1
Meskipun Max Verstappen sempat mengeluhkan mobil barunya, Red Bull tetap masuk empat besar. Pengembangan unit daya internal mereka dinilai cukup menjanjikan.
Ferrari diperkirakan akan finis ketiga. Kekhawatiran muncul pada desain turbo kecil unit daya mereka. Lewis Hamilton dan Charles Leclerc mungkin tampil cepat di trek tertentu, tetapi konsistensi menjadi tanda tanya.
McLaren, juara musim lalu, diposisikan sebagai pesaing utama. Dengan dukungan mesin Mercedes, Lando Norris dan Oscar Piastri diyakini siap memberikan tekanan serius.
Mercedes menjadi favorit utama. George Russell dan Kimi Antonelli tampil konsisten sepanjang tes. Slater menyebut Mercedes sedikit lebih unggul dibandingkan rival, dan performa maksimalnya diyakini belum sepenuhnya terlihat.
Persaingan Terbuka
Slater menekankan bahwa performa tim akan sangat bergantung pada karakter sirkuit, meskipun Mercedes saat ini ditempatkan di puncak.
Musim 2026 diprediksi menjadi salah satu yang paling ketat dalam beberapa tahun terakhir, di mana selisih kecil dalam pengembangan mesin dapat menjadi pembeda besar di lintasan. Seri pembuka di Australia akan menjadi indikator pertama apakah prediksi ini akurat.