Merdeka Copper Gold Dorong Inklusivitas Karyawan Perempuan

PT Merdeka Copper Gold Tbk berkomitmen pada inklusivitas dengan 1.081 karyawan perempuan, 15% di antaranya di level manajerial.

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan kerja inklusif dan adil bagi seluruh karyawan, khususnya perempuan, melalui kampanye #GiveToGain untuk memperingati Hari Perempuan Sedunia. Saat ini, perusahaan mencatat 1.081 karyawan perempuan, setara dengan 11,6% dari total tenaga kerja, dengan 15% di antaranya menduduki posisi manajerial.

Dalam upaya mewujudkan pemberdayaan inklusif, MDKA menjalankan program Female Green Operator. Program ini memberikan pelatihan kepada perempuan lokal untuk mengoperasikan alat berat seperti Articulated Dump Truck (ADT) di berbagai lokasi tambang, termasuk Tambang Emas Tujuh Bukit (Banyuwangi), Tambang Tembaga Wetar (Pulau Wetar, Maluku), dan Proyek Emas Pani (Gorontalo).

Selain itu, MDKA juga menyelenggarakan Mining Apprentice Program (MAP) di Wetar, yang awalnya berfokus pada pemberdayaan perempuan di sekitar tambang. Kini, program ini diperluas ke desa-desa lain di Wetar dan wilayah Maluku, serta telah menghasilkan 120 operator perempuan yang berperan dalam operasi Tambang Tembaga Wetar.

Selain di wilayah operasional, kantor pusat MDKA di Jakarta juga mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Perempuan Sedunia 2026. Kegiatan tersebut meliputi diskusi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker payudara dan USG screening yang bekerja sama dengan yayasan non-profit Lovepink bagi karyawan perempuan. Perusahaan juga mengadakan fashion show untuk memberikan wadah bagi karyawan perempuan dalam mengekspresikan keberagaman.

Human Resources Director MDKA, Titien Supeno, menegaskan dukungan perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja inklusif, aman, dan adil, terutama bagi karyawan perempuan di MDKA dan seluruh unit usaha.

"Kami menyiapkan fasilitas khusus bagi karyawan perempuan di site, seperti asrama/camp, ruang olahraga dan lainnya, sehingga mereka merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Jika terjadi pelanggaran atau diskriminasi, mereka juga dapat melaporkannya melalui saluran khusus yang aman bekerja sama dengan pihak ke-3 yang independen," ujar Titien dalam keterangan tertulis, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, keberagaman dan inklusi yang telah terbangun di MDKA perlu terus dijaga dan ditingkatkan agar karyawan perempuan dapat bekerja dengan aman dan tetap produktif.

"Kami yakin karyawan perempuan merupakan salah satu pilar penting dalam transformasi industri pertambangan yang semakin mengedepankan inklusi dan keberlanjutan. Oleh karena itu, di MDKA kami menjunjung nilai-nilai yang berlandaskan kesadaran kolektif terhadap keberagaman dan inklusi, yang kemudian kami tuangkan dalam berbagai kebijakan serta pedoman perusahaan sebagai fondasi utama. Melalui hal ini, MDKA berupaya menciptakan ekosistem kerja yang terbuka, aman, dan adil bagi seluruh karyawan perempuan kami, sehingga akan semakin banyak perempuan Indonesia yang bisa tumbuh dan berkarya di industri tambang," ungkap Titien.

MDKA menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang memberdayakan melalui serangkaian kegiatan yang inspiratif. Perusahaan berharap dapat menciptakan masa depan yang lebih inklusif bagi seluruh karyawan dengan memberikan ruang bagi perempuan untuk berkembang, berbagi, dan saling menginspirasi.

Recommended