Di tengah dominasi merek Tiongkok dalam pasar kendaraan listrik Indonesia, Mitsubishi L100 EV hadir sebagai satu-satunya pilihan mobil listrik di bawah Rp500 juta dari pabrikan Jepang.
Merek Jepang turut serta dalam persaingan kendaraan listrik di Indonesia. Namun, pilihan model dan harga mobil listrik dari Jepang masih terbatas dibandingkan dengan merek Tiongkok. Khususnya untuk mobil penumpang, harganya cenderung di atas Rp500 juta.
Mitsubishi L100 EV, atau Minicab EV, menjadi satu-satunya mobil listrik yang diproduksi pabrikan otomotif Jepang dengan harga Rp323,3 juta. Kendati demikian, mobil ini berjenis blind van yang lebih ditujukan untuk keperluan niaga.
Produksi L100 EV telah dimulai sejak Desember 2023 di fasilitas perakitan Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Kendaraan niaga ringan ini menggunakan basis baterai (BEV) kelas kei-car.
Mobil niaga listrik berdimensi kecil ini memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.915 mm. Ditenagai motor listrik yang menghasilkan tenaga 42 PS dan torsi maksimum 195 Nm.
Baterai Lithium Ion berkapasitas 20,1 kWh memungkinkan mobil ini menjelajah hingga 180 km (mode WLTC) dalam sekali pengisian daya, meningkat sekitar 20 persen dari model sebelumnya.
Pengisian daya normal dengan AC200V (15A) membutuhkan waktu sekitar 7,5 jam hingga baterai terisi penuh. Sementara pengisian cepat (DC) dapat mengisi baterai hingga 80 persen dalam waktu 42 menit. Mobil listrik ini menggunakan soket tipe CHAdeMO.