Borussia Monchengladbach bersiap menjamu Hoffenheim dalam laga terakhir Bundesliga musim 2025/2026 di Stadion Borussia-Park pada Sabtu (16/5/2026) malam WIB. Pertandingan pekan ke-34 ini menjadi momentum bagi Die Fohlen untuk menutup musim dengan hasil maksimal di hadapan pendukung sendiri.
Klub yang diperkuat oleh pemain bertahan Timnas Indonesia, Kevin Diks, tersebut saat ini menempati peringkat ke-13 klasemen sementara dengan perolehan 35 poin. Meskipun menelan kekalahan 1-3 dari Augsburg pekan lalu, posisi Monchengladbach dipastikan aman dari ancaman degradasi musim ini.
Dilansir dari Bola, perolehan poin Monchengladbach sudah tidak mungkin dikejar oleh tim-tim di zona merah seperti St. Pauli, Heidenheim, dan Wolfsburg. Kepastian bertahannya Gladbach di kasta tertinggi kompetisi Jerman didapat setelah mereka menumbangkan Borussia Dortmund pada 3 Mei 2026 lalu.
Pelatih kepala Borussia Monchengladbach, Eugen Polanski, menekankan pentingnya performa intensitas tinggi untuk membalas hasil buruk di kandang Augsburg. Polanski mengaku puas dengan sesi latihan timnya menjelang laga pamungkas melawan Hoffenheim pekan ini.
"Kami ingin kembali menjadi tim yang benar-benar tidak menyenangkan untuk dihadapi, baik saat menguasai bola maupun tidak. Kami tidak melakukannya minggu lalu, dan kami ingin mengubahnya," ujar Eugen Polanski, Pelatih Borussia Monchengladbach.
Kevin Diks diperkirakan akan kembali mengisi posisi starter setelah sebelumnya sempat terkendala cedera otot adduktor. Pemain Timnas Indonesia itu telah kembali merumput sebagai pengganti saat melawan Augsburg setelah absen pada laga kontra Dortmund.
Namun, tuan rumah kemungkinan besar kehilangan sejumlah pemain kunci lainnya akibat masalah kebugaran. Yannik Engelhardt, Rocco Reitz, Nathan Ngoumou, dan Robin Hack dilaporkan masih diragukan untuk tampil dalam pertandingan Sabtu mendatang.
Nico Elvedi, rekan duet Kevin Diks di lini belakang, menyatakan ambisinya untuk memberikan perpisahan musim yang manis bagi para suporter. Ia mengakui perjalanan musim ini cukup berat karena tim sempat berada di dasar klasemen sebelum akhirnya bangkit.
Pihak manajemen klub berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim selama 34 pertandingan musim ini setelah kompetisi berakhir. Hal ini dilakukan sebagai langkah persiapan guna menghadapi persaingan Bundesliga musim depan yang lebih kompetitif.