Penyelenggara MotoGP resmi merombak kalender balap musim 2026 pada Minggu (10/5/2026) dengan memindahkan jadwal Grand Prix Qatar dari April ke November. Langkah ini diambil menyusul eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Dilansir dari Bola, perubahan tersebut menggeser GP Qatar yang semula dijadwalkan sebagai seri keempat pada 10-12 April 2026 menjadi seri ke-20. Balapan di Sirkuit Lusail tersebut kini akan berlangsung pada 6-8 November 2026 untuk menjamin keamanan peserta dan penonton.
Penundaan seri Qatar tersebut memicu efek domino terhadap jadwal dua balapan penutup musim di Eropa. GP Portugal di Sirkuit Algarve yang semula dijadwalkan pertengahan November kini diundur menjadi tanggal 20-22 November 2026.
Kondisi serupa terjadi pada seri pamungkas GP Valencia di Spanyol yang mengalami pergeseran waktu penyelenggaraan. Balapan di Sirkuit Ricardo Tormo tersebut resmi dijadwalkan ulang pada 27-29 November 2026 dari jadwal asli sepekan sebelumnya.
Otoritas balap juga menyesuaikan agenda tes pascamusim MotoGP 2026 yang rutin digelar setelah seri terakhir. Sesi pengujian yang direncanakan di Valencia pada 24 November kemungkinan besar akan diundur ke tanggal 1 Desember 2026.
Keputusan revisi kalender ini merupakan hasil diskusi mendalam antara pihak MotoGP, FIM, promotor, serta otoritas pemerintah Qatar. Fokus utama dari kebijakan ini adalah prioritas keselamatan seluruh pihak yang terlibat di tengah ketidakpastian situasi geopolitik.
| Seri | Lokasi Balapan | Tanggal Penyelenggaraan |
|---|---|---|
| 1 | Buriram, Thailand | 27 Februari – 1 Maret 2026 |
| 2 | Goiania, Brasil | 20 – 22 Maret 2026 |
| 3 | Texas, Amerika Serikat | 27 – 29 Maret 2026 |
| 4 | Jerez, Spanyol | 24 – 26 April 2026 |
| 17 | Mandalika, Indonesia | 9 – 11 Oktober 2026 |
| 20 | Lusail, Qatar | 6 – 8 November 2026 |
| 21 | Algarve, Portugal | 20 – 22 November 2026 |
| 22 | Valencia, Spanyol | 27 – 29 November 2026 |
Di sisi lain, perkembangan positif datang dari pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, yang menuai apresiasi dari pembalap kelas utama. Joan Mir dan Luca Marini memuji bakat besar Veda setelah performa impresifnya dalam debut di kategori Moto3.