Gelandang asal Mali, Moussa Sidibe, dengan cepat membuktikan kualitasnya di Bhayangkara FC. Baru bergabung selama tiga bulan, Sidibe kini menyandang status pemain dengan rating tertinggi dalam skuad berjuluk The Guardian tersebut, seperti dilansir dari Bola.
Kedatangan Moussa Sidibe ke Bhayangkara FC terwujud setelah kontraknya dengan Johor Darul Ta'zim (JDT) berakhir, memungkinkannya bergabung dengan status bebas transfer. Pemain ini tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan lingkungan baru di klub.
Sejak debutnya melawan Persita Tangerang pada 24 Januari 2026, Sidibe tampil gemilang dalam sembilan pertandingan. Ia berhasil menjadi pencetak gol sekaligus pemberi assist terbanyak di Bhayangkara FC dalam kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Dalam laga debut tersebut, Sidibe langsung menyumbang assist. Gol pertamanya untuk Bhayangkara FC tercipta pada pertandingan berikutnya saat timnya mengalahkan Malut United. Hingga kini, pemain berusia 31 tahun itu telah mengoleksi total delapan gol dan lima assist hanya dari sembilan penampilan.
Jumlah kontribusi gol dan assist Sidibe melampaui pemain-pemain produktif Bhayangkara FC lainnya seperti Henry Doumbia, Privat Mbarga, Dendy Sulistyawan, dan Ilija Spasojevic, yang masing-masing mengemas empat gol. Dominasi Sidibe juga terlihat pada catatan assistnya.
Dari delapan gol yang dicetaknya, Moussa Sidibe tercatat dua kali mengukir brace atau mencetak dua gol dalam satu pertandingan. Momen tersebut terjadi saat Bhayangkara FC berhadapan dengan Semen Padang dan Persija Jakarta. Kontribusi signifikan Sidibe turut membawa Bhayangkara FC menembus posisi lima klasemen dengan raihan 44 poin dari 26 laga.
Pertandingan melawan Persija pada Minggu (5/4/2026) di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, menjadi salah satu penampilan paling menonjol Sidibe. Ia mencetak gol pada menit ke-28 dan di masa injury time, memastikan kemenangan timnya dengan skor 3-2. Penampilan tersebut layak menjadikannya man of the match.
Setelah pertandingan, Sidibe mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan Bhayangkara FC mengamankan kemenangan 3-2 atas Persija bukan hanya terletak pada taktik, melainkan juga pada kesiapan mental tim menghadapi tekanan dari lawan yang kuat. "Kami sudah tahu bahwa Persija adalah tim yang hebat, salah satu favorit untuk memenangkan liga. Mengalahkan mereka di sini, di kandang kami, dan di saat-saat terakhir. Saya sangat senang untuk tiga poin ini," ujar Sidibe, dikutip dari laman ileague.
Pengalaman Matang di Persis Solo
Sebelum bergabung dengan Bhayangkara FC, Moussa Sidibe pernah menjadi idola penggemar Persis Solo, klub Indonesia pertamanya. Ia memperkuat Laskar Sambernyawa selama dua musim, yaitu 2023/2024 dan 2024/2025.
Selama periode bersama Persis Solo, Sidibe mencatatkan 60 penampilan dengan koleksi 19 gol dan 10 assist. Setelah itu, ia sempat kembali ke klub lamanya di Malaysia, JDT, pada awal musim 2025/2026, sebelum akhirnya menandatangani kontrak dengan Bhayangkara Presisi Lampung FC di pertengahan musim yang sama.
Moussa Sidibe menegaskan kepercayaan dirinya yang tinggi sejak kembali ke Super League. Ia berupaya keras untuk mempertahankan performa terbaiknya. "Sebenarnya saya memiliki banyak kepercayaan diri pada diri saya sendiri sejak kembali ke Super League ini. Saya mencoba untuk terus melanjutkannya, karena hal tersulit dalam sepak bola adalah konsistensi. Itulah yang saya coba lakukan setiap hari," jelas Sidibe.
Ia juga menyoroti karakter permainan Bhayangkara FC sebagai tim yang agresif dengan deretan pemain berkualitas. "Bhayangkara FC ini adalah tim yang penuh menyerang dengan pemain-pemain yang sangat bagus. Sangat senang karena kami tahu bagaimana cara berjuang dan pada akhirnya tiga poin tetap berada di sini, di Lampung," pungkasnya.