Manchester United (MU) berpeluang menambah pundi-pundi keuangan mereka melalui bursa transfer musim panas 2026 mendatang. Dana segar diperkirakan akan masuk dari penjualan pemain.
Setan Merah optimistis dapat mengantongi sekitar 93 juta dolar AS, setara dengan Rp1,5 triliun, dari penjualan permanen dua penyerangnya, Rasmus Hojlund dan Marcus Rashford.
Hojlund saat ini bermain untuk Napoli, juara bertahan Serie A. Sementara Rashford dipinjamkan ke Barcelona. Keduanya kehilangan tempat di skuad utama sejak kedatangan pelatih Ruben Amorim, dan saat ini MU ditangani pelatih interim, Michael Carrick.
Keduanya justru menunjukkan performa yang cukup menjanjikan di klub barunya masing-masing. Hal ini membuat masa depan mereka di MU semakin tidak pasti.
Kedua klub peminjam tersebut berminat untuk mengubah status pinjaman menjadi transfer permanen di akhir musim.
Menurut jurnalis transfer, Fabrizio Romano, MU telah menerima sekitar 7 juta dolar AS dari kesepakatan peminjaman Højlund. Jika klausul pembelian dalam kontraknya di Napoli diaktifkan, MU akan memperoleh tambahan sekitar 51 juta dolar AS.
Sejauh ini, penyerang Timnas Denmark tersebut telah mencetak 13 gol sejak kembali bermain di Serie A.
Romano juga mengungkapkan bahwa Barcelona sedang melakukan pembicaraan lanjutan dengan MU untuk mempermanenkan Rashford dengan nilai sekitar 35 juta dolar AS.
Selama membela klub Katalonia tersebut, Rashford sudah mencatatkan kontribusi 20 gol dan disebut mendapat kepercayaan penuh dari pelatih Hansi Flick.
Prioritaskan Lini Tengah
Dana segar ini akan sangat membantu kondisi finansial MU. Pada bursa transfer musim panas lalu, klub menghabiskan lebih dari 300 juta dolar AS untuk merekrut sejumlah pemain seperti Bryan Mbeumo, Benjamin Sesko, Matheus Cunha, dan Senne Lammens.
Kendati para pemain tersebut tampil cukup menjanjikan pada musim debut mereka, MU tetap perlu menyeimbangkan keuangan dengan melepas beberapa pemain sebelum kembali aktif di bursa transfer.
Memperkuat lini tengah menjadi prioritas utama menjelang musim depan. Apalagi Casemiro diperkirakan akan meninggalkan klub pada akhir musim sehingga Setan Merah membutuhkan beberapa tambahan pemain di sektor tersebut.
Target Gelandang Incaran
Dana dari potensi penjualan Hojlund dan Rashford diyakini dapat membantu MU mengejar target gelandang utama mereka.
Sejumlah nama seperti Carlos Baleba, Elliot Anderson, dan Adam Wharton disebut masuk radar klub, meski masing-masing diperkirakan memiliki harga sekitar 130 juta dolar AS atau bahkan lebih.
Tambahan dana juga memungkinkan MU memperdalam pilihan di lini tengah, terutama jika mereka kembali tampil di Liga Champions musim depan.
Beberapa opsi yang dianggap lebih terjangkau juga masuk pertimbangan, seperti Andre dan Joao Gomes dari Wolverhampton Wanderers, terutama jika mereka terdegradasi ke Championship.
Selain itu, dua gelandang dari Bundesliga, Angelo Stiller dan Felix Nmecha, juga disebut sebagai opsi yang lebih realistis dibanding target mahal dari Premier League.
Ketidakpastian Pelatih Permanen
Rencana transfer MU masih dibayangi satu persoalan besar, yakni ketidakpastian mengenai siapa yang akan menjadi pelatih permanen klub.
Saat ini klub belum terburu-buru mengambil keputusan karena pilihan tersebut akan sangat bergantung pada hasil akhir musim ini. Namun, situasi itu juga menyulitkan tim rekrutmen dalam menentukan arah taktik dan kebutuhan skuad ke depan.
Michael Carrick sejauh ini menunjukkan kinerja cukup baik setelah membawa MU menembus empat besar sejak mengambil alih tim. Meski demikian, kekalahan dari Newcastle United yang bermain dengan 10 pemain pada pertengahan pekan sempat memicu kritik dari satu di antara legenda klub.
Jika MU akhirnya memilih pelatih dari luar klub, bahkan mungkin setelah Piala Dunia 2026, maka aktivitas transfer mereka bisa saja tertunda sampai keputusan tersebut dibuat.
Sejumlah kandidat sudah dikaitkan dengan posisi tersebut, dan manajemen Setan Merah diyakini memiliki banyak opsi menarik untuk dipertimbangkan ketika musim berakhir.