Winger Chelsea Mykhailo Mudryk secara resmi melayangkan permohonan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada Februari 2026 setelah dijatuhi sanksi larangan bermain selama empat tahun oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Penyerang asal Ukraina tersebut berupaya membatalkan hukuman maksimal yang dijatuhkan kepadanya atas tuduhan pelanggaran aturan anti-doping.
Sebagaimana dilansir dari Bola, proses hukum ini bermula ketika Mudryk dinyatakan gagal dalam tes doping rutin pada Desember 2024. Akibat temuan tersebut, pemain berusia 25 tahun itu telah diskors sementara dan tidak lagi memperkuat Chelsea dalam laga kompetitif sejak penampilan terakhirnya di UEFA Europa Conference League pada November 2024.
Pihak CAS memberikan konfirmasi bahwa kedua belah pihak saat ini sedang berada dalam tahap pertukaran dokumen tertulis sebagai bagian dari prosedur hukum. Meskipun dokumen banding telah masuk sejak awal tahun, jadwal persidangan formal untuk menentukan nasib karier Mudryk hingga kini belum ditetapkan oleh otoritas terkait.
Laporan investigasi menunjukkan bahwa zat terlarang yang terdeteksi dalam sistem tubuh Mudryk adalah meldonium. Zat tersebut ditemukan melalui sampel urine yang diambil saat sang pemain sedang menjalankan tugas internasional bersama tim nasional Ukraina pada Oktober 2024, yang kemudian memicu penyelidikan mendalam oleh FA.
Selama periode skorsing, manajemen Chelsea dilaporkan melakukan investigasi internal secara mandiri dan melarang Mudryk terlibat dalam sesi latihan tim utama. Hingga saat ini, klub asal London Barat tersebut memilih untuk tidak memberikan pernyataan resmi kepada publik mengenai status kontrak maupun detail kasus hukum yang menjerat pemainnya.
Mudryk secara konsisten menegaskan bahwa dirinya tidak bersalah dan memilih untuk didampingi oleh firma hukum olahraga ternama dalam upaya pembelaannya. Firma hukum yang ditunjuk diketahui merupakan pihak yang sama yang pernah menangani kasus serupa yang melibatkan pemain internasional Prancis, Paul Pogba.
Berdasarkan putusan FA pada Juni 2025, hukuman empat tahun tersebut dihitung sejak masa skorsing awal pada Desember 2024. Jika permohonan banding di CAS ditolak, Mudryk dipastikan baru bisa kembali merumput di lapangan hijau pada Desember 2028 mendatang.