Pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, memberikan klarifikasi terkait persoalan administrasi paspor dan izin kerja yang sempat menghambat penampilannya bersama Willem II Tilburg pada akhir pekan kemarin, Minggu (12/4/2026). Masalah hukum ini muncul setelah adanya perubahan status kewarganegaraan sang pemain menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Dilansir dari Bola, Nathan sempat dilarang bertanding oleh klubnya di kasta kedua Liga Belanda akibat sengketa dokumen tempat tinggal. Situasi serupa juga dilaporkan menimpa sejumlah penggawa skuad Garuda lainnya yang merumput di Belanda, seperti Justin Hubner dan Tim Geypens.
Persoalan ini bermula dari tuntutan hukum NAC Breda terhadap kelayakan administrasi bek Go Ahead Eagles, Dean James, dalam laga tanggal 15 Maret 2026. NAC Breda menilai para pemain yang telah beralih kewarganegaraan tidak memiliki izin kerja sah untuk tetap bermain di kompetisi profesional Belanda.
Berdasarkan laporan media Belanda Brabants Dagblad, Nathan menilai langkah NAC Breda tersebut merupakan upaya untuk mendapatkan keuntungan di tengah ancaman degradasi. Saat ini, NAC Breda masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara Eredivisie dengan perolehan 25 poin.
"Saya dapat memahami sampai batas tertentu bahwa klub seperti NAC yang berada di zona degradasi, akan melakukan apa saja untuk meraih keuntungan," ujar Nathan Tjoe-A-On, Pemain Willem II Tilburg.
Meskipun Jaksa Sepak Bola Profesional KNVB memihak NAC dari sisi alasan hukum, otoritas terkait memutuskan untuk tidak menjatuhkan hukuman atau mengubah hasil pertandingan. Hal ini membuat status administrasi Nathan dan pemain terdampak lainnya kini dinyatakan sah dan tidak bersalah.
Nathan mengaku sempat terkejut karena masalah ini mencuat saat dirinya sedang menjalankan tugas internasional bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series. Namun, ia merasa tenang karena pihak-pihak berwenang telah menangani prosedur administrasi tersebut dengan cepat.
Setelah polemik berakhir, Nathan Tjoe-A-On telah kembali merumput dan bermain penuh selama 90 menit saat Willem II menghadapi Almere City. Sementara itu, pihak NAC Breda dilaporkan masih melanjutkan upaya banding ke pengadilan terkait status administrasi pemain dalam kompetisi tersebut.