Upaya PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia terus bergulir, terutama di sektor lini serang yang kerap menjadi perhatian. Salah satu nama yang kini santer dikaitkan dengan program naturalisasi adalah Luke Vickery, penyerang muda berusia 20 tahun yang saat ini berkompetisi di kasta teratas Liga Australia bersama Macarthur FC. Rencana ini diharapkan dapat mengatasi krisis striker mumpuni yang selama ini membebani Skuad Garuda.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengakui bahwa pendekatan terhadap Luke Vickery sedang dilakukan, meskipun masih dalam tahap awal komunikasi. "Semuanya kami lagi upaya-upaya ini pendekatan-pendekatan, menyesuaikan dengan kebutuhan tim," ujar Sumardji, seperti dilansir dari iNews.
Luke Vickery, yang lahir di Hawaii, Amerika Serikat, dengan darah Indonesia dari garis ibu, telah menunjukkan ketertarikan besar untuk membela tim nasional leluhurnya. Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, melalui kanal YouTube pribadinya, Bung Ropan, mengungkapkan bahwa Luke Vickery sangat bersemangat untuk segera bergabung dengan Timnas Indonesia.
"Poin pentingnya, Luke Vickery sudah ngebet, sudah ingin sekali untuk dinaturalisasi. Dia siap, dia membuka diri untuk bermain di Tim Nasional Indonesia," kata Ronny Pangemanan. Bahkan, Vickery disebut-sebut telah menjalin komunikasi dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, beberapa kali.
Vickery memiliki silsilah keluarga unik; neneknya lahir di Sumatera, orang tuanya di Belanda, dan kini tinggal di California. Ia memiliki paspor ganda Amerika Serikat dan Australia, serta berkesempatan memilih tiga negara untuk dibela. Namun, ia menyatakan lebih memilih Merah Putih, bahkan memiliki ambisi untuk membantu Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
Pemain yang mengidolakan Eden Hazard ini mengaku terpikat dengan atmosfer sepak bola Indonesia yang pernah ia rasakan saat membela Timnas Australia U-20 di Piala Asia U-20 di Surabaya. "Saya pikir itu akan menjadi pengalaman yang luar biasa," tuturnya.
Kebutuhan Striker dan Rencana John Herdman
John Herdman, pelatih Timnas Indonesia, sebelumnya telah menegaskan perlunya penambahan pemain, khususnya di lini serang, setelah perhelatan FIFA Series 2026. Menurut Ronny Pangemanan, kehadiran pemain seperti Luke Vickery sangat dibutuhkan, terutama dalam persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia yang dijadwalkan dimulai pada tahun 2027.
"John Herdman sudah mengatakan, dengan melihat tim kemarin usai melawan Bulgaria akan ada penambahan pemain untuk mempertebal kekuatan timnas kita. Maka John Herdman yakin timnas kita bisa berlari dengan baik, kencang, terbang tinggi di kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia," jelas Ropan, seperti dikutip dari Bola.com.
Selain Luke Vickery, nama Dean Zandbergen, striker Liga 2 Belanda, juga masuk dalam radar naturalisasi untuk memperkuat lini serang. Krisis striker mumpuni memang telah menjadi pekerjaan rumah sejak era kepelatihan sebelumnya, dan keberadaan Vickery atau Zandbergen diharapkan dapat memberikan opsi strategis bagi Herdman.
Statistik dan Potensi Luke Vickery
Luke Vickery, yang berposisi sebagai penyerang dan winger, memiliki tinggi 183 cm. Musim ini, ia telah membukukan empat gol dan satu assist dari 21 penampilannya bersama Macarthur FC di A-League, sebuah statistik yang menjanjikan. Dengan usia yang masih muda, ia dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang dan memberikan dimensi serangan baru bagi Timnas Indonesia.
Jika proses naturalisasinya berjalan lancar, Vickery tidak hanya akan menambah daftar pemain keturunan di Timnas, tetapi juga berpotensi menjadi kepingan penting dalam strategi John Herdman untuk meraih target lolos ke Piala Dunia 2030. Saat ini, PSSI terus fokus pada proses penjajakan dan administrasi yang diperlukan.