Negosiasi Francesco Totti Kembali ke AS Roma Temui Jalan Buntu

Rencana kembalinya Francesco Totti ke manajemen AS Roma terhambat akibat ketegangan internal antara Claudio Ranieri dan Gian Piero Gasperini.

Proses negosiasi Francesco Totti untuk kembali ke jajaran manajemen AS Roma dilaporkan menemui jalan buntu pada Selasa, 14 April 2026, akibat adanya ketegangan hubungan di level petinggi klub. Situasi dingin antara Penasihat Senior, Claudio Ranieri, dan Pelatih Kepala, Gian Piero Gasperini, menjadi faktor utama macetnya pembicaraan tersebut.

Dilansir dari Bola, hambatan ini terjadi di tengah ekspektasi tinggi para pendukung I Giallorossi yang menantikan kehadiran sang legenda untuk menyambut perayaan 100 tahun atau Centenario klub. Meskipun tanda-tanda kembalinya Totti sempat menguat pada pertengahan Februari lalu, belum ada langkah konkret yang diambil oleh keluarga Friedkin selaku pemilik klub hingga saat ini.

Ketidakpastian ini diperparah oleh sebuah insiden makan malam di pusat kota Roma yang melibatkan Totti, Gian Piero Gasperini, dan Vincent Candela. Manajemen klub dilaporkan tidak mendapat pemberitahuan mengenai pertemuan tersebut, yang kemudian memicu keraguan di tengah gejolak struktur organisasi internal.

"Semuanya benar, kami sedang berbicara dan mengevaluasi beberapa situasi. Kita lihat saja apa yang bisa dilakukan," ujar Francesco Totti, Mantan Kapten AS Roma, saat memberikan pernyataan terkait peluang kembalinya ke klub beberapa waktu lalu.

Jurnalis La Gazzetta dello Sport, Francesco Balzani, melaporkan bahwa komunikasi antara kedua belah pihak kemungkinan besar baru akan dilanjutkan pada akhir musim mendatang. Langkah ini diambil karena manajemen AS Roma ingin memprioritaskan perbaikan struktur organisasi klub yang saat ini dinilai masih dalam kondisi tidak stabil.

Saat ini, Totti dikabarkan masih dalam status menunggu dan bersedia menerima peran sebagai Duta Klub (Ambassador). Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan keluarga Friedkin yang belum memberikan sinyal resmi untuk melanjutkan proses kontrak sang ikon abadi tersebut.

Recommended