OSL Indonesia Resmi Bergabung ke Dalam Ekosistem ICEx Group

PT Multikripto Exchange Indonesia (OSL Indonesia) resmi berpindah ke ekosistem ICEx Group per 7 Mei 2026 untuk memperkuat infrastruktur aset digital.

PT Multikripto Exchange Indonesia atau OSL Indonesia secara resmi menyelesaikan transisi dan bergabung ke dalam ekosistem ICEx Group pada Kamis, 7 Mei 2026. Langkah ini menandai kepindahan operasional OSL Indonesia yang sebelumnya merupakan anggota dari bursa CFX.

Integrasi ini merupakan bagian dari upaya ICEx Group sebagai organisasi self-regulatory (SRO) berlisensi OJK dalam membangun infrastruktur pasar aset digital yang transparan. OSL Indonesia merupakan salah satu dari sebelas Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) pendiri yang menjadi pemegang saham di ICEx Group.

Sebagaimana dilansir dari Medcom, proses onboarding ini dilakukan secara bertahap melalui koordinasi ketat dengan CFX guna menjamin keberlangsungan layanan bagi investor. ICEx Group kini beroperasi dengan tiga entitas terintegrasi, yakni bursa ICEx, lembaga kliring CACI, dan pengelola penyimpanan ICC.

Pertumbuhan sektor ini tercatat signifikan berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per April 2026. Jumlah investor aset kripto nasional mencapai 21,37 juta orang pada Maret 2026, dengan nilai transaksi spot bulanan menyentuh angka Rp22,24 triliun.

"Kami menyambut baik OSL Indonesia dan mengapresiasi kolaborasi CFX dalam memastikan proses transisi berjalan secara tertib," kata Kai Hamza, CEO ICEx Group. Ia menegaskan fokus perusahaan tetap pada pembangunan integritas dan ketahanan jangka panjang bagi seluruh pelaku pasar.

Vincent Salaka selaku Head of Marketing OSL Indonesia menyatakan bahwa transisi ini adalah langkah strategis untuk tumbuh dalam ekosistem yang mendukung kejelasan regulasi. Pihaknya berkomitmen membangun sektor keuangan digital yang lebih inklusif di tanah air.

Penyelesaian transisi ini juga mendapat perhatian dari OSL Group secara global. CEO OSL Group, Kevin Cui, menyebut Indonesia sebagai pasar strategis karena memiliki kombinasi antara skala pasar yang besar dan kerangka regulasi yang semakin matang di bawah pengawasan OJK.

Selain OSL Indonesia, terdapat sepuluh PAKD lain yang sedang dalam proses transisi bertahap ke ekosistem ICEx. Perusahaan-perusahaan tersebut meliputi Ajaib, Floq, Indodax, Mobee, Nanovest, Reku, Samuel Kripto Indonesia, Tokocrypto, Triv, dan Upbit Indonesia.

Recommended