OutSystems Luncurkan Agentic Systems Engineering bagi Perusahaan

OutSystems memperkenalkan Agentic Systems Engineering untuk membantu perusahaan membangun sistem agen AI yang aman dan terkelola secara andal.

Platform pengembangan AI OutSystems memperkenalkan pendekatan Agentic Systems Engineering di Jakarta pada Selasa (14/4/2026). Inovasi ini dirancang untuk membantu organisasi membangun dan mengelola sistem agen AI tingkat enterprise yang aman serta andal.

Dilansir dari Medcom, pendekatan baru ini berfokus pada OutSystems Enterprise Context Graph sebagai inti operasionalnya. Teknologi tersebut memberikan pemahaman real-time terhadap seluruh arsitektur perusahaan, mulai dari alur kerja hingga keterkaitan antar data komponen.

Integrasi context graph memastikan setiap agen AI beroperasi di bawah pengawasan ketat dan mematuhi regulasi yang berlaku. Langkah ini diambil untuk mengatasi tantangan fragmentasi arsitektur dan kualitas perangkat lunak yang tidak konsisten akibat produksi kode AI yang terlalu cepat.

"Agentic Systems Engineering adalah jawaban atas kebutuhan perusahaan akan kontrol dan keamanan dalam penggunaan teknologi agentik untuk menghadirkan dampak nyata di tingkat enterprise," kata Woodson Martin, CEO OutSystems.

OutSystems turut memperbarui fitur Mentor, asisten bertenaga AI yang kini terintegrasi langsung dalam platform melalui pengalaman percakapan. Fitur ini mengotomatisasi tugas repetitif dan menjaga konsistensi arsitektur agar developer dapat fokus menjadi arsitek aplikasi yang lebih produktif.

Meskipun menyediakan platform terintegrasi, pengembang tetap diizinkan menggunakan perangkat pihak ketiga seperti Claude Code, OpenAI Codex, atau Cursor. Seluruh alat tersebut akan tetap beroperasi dalam koridor keamanan dan konteks enterprise yang telah ditetapkan oleh OutSystems.

Implementasi teknologi ini telah memberikan hasil signifikan bagi sejumlah perusahaan mitra. SRS Distribution melaporkan percepatan waktu pengembangan aplikasi hingga 50 persen, mengubah proyek berdurasi bulanan menjadi hitungan minggu saja.

Di sisi lain, AllianceCorp Manufacturing memanfaatkan fitur Mentor untuk membangun model data dan antarmuka pengguna secara instan. Sementara itu, perusahaan valantic juga mencatat adanya peningkatan produktivitas yang substansial pada tim pengembang mereka.

OutSystems menjadwalkan pembukaan program akses awal (early access) bagi para pelanggan pada kuartal kedua 2026. Program ini ditujukan agar organisasi dapat segera menguji coba efektivitas sistem agentik dalam lingkungan bisnis mereka.

Recommended