Sokonindo Automobile Ingatkan Pemilik Mobil Listrik Gunakan Derek Flatbed

PT Sokonindo Automobile memberikan panduan evakuasi mobil listrik mogok menggunakan derek flatbed guna mencegah kerusakan motor penggerak.

PT Sokonindo Automobile mengeluarkan instruksi resmi pada Jumat (1/5/2026) mengenai prosedur evakuasi mobil listrik yang mengalami mogok di jalan raya agar tidak merusak komponen vital. Pemilik kendaraan diimbau untuk hanya menggunakan layanan derek model flatbed atau gendong guna menghindari kerusakan permanen pada sistem motor penggerak.

Kewajiban penggunaan derek flatbed ini bertujuan meminimalisir risiko mekanis pada motor penggerak yang terhubung langsung dengan roda. Dilansir dari Medcom, motor penggerak pada kendaraan listrik tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya apabila kondisi daya kendaraan dalam keadaan mati total.

"Mobil listrik menggunakan motor penggerak untuk memutar roda dan komponen ini tidak bisa bekerja apabila kendaraan dalam kondisi mati. Oleh sebab itu gunakan derek flatbed apabila kondisi kendaraan mogok," kata Herry Bertus Windyarto, Deputy Head of Customer Service Division PT Sokonindo Automobile.

Herry menambahkan bahwa unit yang sudah berada di atas derek harus segera dibawa ke bengkel resmi. Hal ini diperlukan agar kendaraan mendapatkan penanganan dari teknisi terlatih serta jaminan penggunaan suku cadang asli sesuai standar pabrikan.

Sebagai contoh pada model Seres E1, kendaraan ini menggunakan Permanent Magnet Synchronous Motor yang menggerakkan roda belakang. Kendaraan listrik mungil yang dipasarkan mulai harga Rp189 juta di Jakarta tersebut memiliki prosedur khusus saat akan dievakuasi ke atas truk derek.

Langkah pertama yang harus dilakukan pengemudi adalah memindahkan posisi transmisi ke Netral (N). Petugas evakuasi diperbolehkan mendorong mobil secara manual dengan batas jarak maksimal sejauh 10 meter untuk menaikkan kendaraan ke atas dek flatbed.

Setelah mobil terparkir sempurna di atas truk, transmisi wajib dikembalikan ke posisi Parking (P) dan roda harus dikunci rapat. Prosedur pengamanan ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas kendaraan selama dalam perjalanan menuju lokasi perbaikan.

Ketersediaan layanan derek saat ini sudah didukung oleh berbagai penyedia jasa pihak ketiga, seperti Garasi.id melalui layanan Towing Express. Layanan darurat tersebut beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses oleh pengguna mobil listrik melalui platform WhatsApp maupun situs resmi perusahaan.

Recommended