Merebaknya kendaraan listrik (EV) di Indonesia tidak serta merta mempengaruhi pasar pelumas otomotif. Optimisme ini diungkapkan oleh Direktur Sales and Marketing PT Garuda Petro Perkasa, Ismet Sebastian, distributor pelumas Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC).
Menurut Ismet, pertumbuhan kendaraan listrik yang mencapai 14 persen dari total penjualan mobil baru tidak serta merta mengancam pasar pelumas. Ia berpendapat bahwa pasar otomotif secara keseluruhan masih bertumbuh, termasuk permintaan mobil berbahan bakar.
"Pasar otomotif ini sebenernya bertumbuh dalam pandangan Kami. Bukan pasar kendaraan listrik yang mengambil alih penjualan mobil di Indonesia sebanyak 14 persen. Tapi pengguna kendaraan yang memang kian tumbuh. Dalam arti ini bersama-sama. Fakta inilah yang membuat Kami di ADNOC tetap optimis dengan pertumbuhan pasar pelumas otomotif di Indonesia," ujar Ismet Sebastian kepada Medcom.id pada Selasa (17/3/2026) di Jakarta.
Ismet menambahkan, permintaan pelumas tidak hanya berasal dari mobil baru, tetapi juga dari pasar mobil bekas dan wilayah di luar kota-kota besar. ADNOC tetap yakin pasar pelumas masih akan tinggi selama penjualan mobil baru dan bekas berbahan bakar tetap ada.
Optimisme ADNOC juga didukung oleh afiliasi mereka dengan sejumlah merek otomotif seperti BAIC, Rolls-Royce, Porsche, dan Maserati di Indonesia. Selain itu, mereka juga bekerja sama dengan authorized dealer dan bengkel rujukan untuk mobil berbahan bakar, serta memiliki permintaan yang baik di pasar pelumas premium.
Saat ini, fokus utama ADNOC adalah mempertahankan konsumen loyal mereka tanpa mengorbankan kualitas pelumas yang dipasarkan di Indonesia.