Pertamina Patra Niaga menjamin ketersediaan energi, baik BBM maupun LPG, dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Langkah antisipasi telah dipersiapkan untuk menghadapi potensi peningkatan konsumsi.
Menurut Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, upaya penguatan layanan telah dilakukan melalui penambahan stok dan kesiapan sarana serta fasilitas distribusi. Hal ini bertujuan untuk memastikan penyaluran energi kepada masyarakat berjalan lancar, aman, dan terukur.
Roberth menjelaskan bahwa Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah, kedutaan besar, perwakilan luar negeri, mitra bisnis, hingga mitra internasional.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga menjalankan langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan energi, termasuk optimalisasi distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di seluruh wilayah operasional.
Upaya ini dilakukan melalui monitoring intensif serta mitigasi berkelanjutan dengan menerapkan pola distribusi Reguler, Alternatif dan Emergency (RAE) sehingga penyaluran energi dapat tetap terjaga dalam berbagai kondisi.
Pertamina Patra Niaga memanfaatkan sistem digitalisasi seperti Pertamina Digital Hub yang memungkinkan pemantauan penyaluran energi secara realtime dari hulu hingga hilir, untuk mendukung pengawasan distribusi energi secara akurat dan cepat.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan. Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dijaga tetap aman dengan pola distribusi yang terukur.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG karena tindakan tersebut melanggar ketentuan yang berlaku dan memiliki konsekuensi hukum.
"Dengan sinergi dan dukungan bersama, Pertamina Patra Niaga akan terus memberikan layanan sepenuh hati demi memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik," tegas Roberth.