Pasokan BBM Nasional Aman di Tengah Konflik Global

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pasokan BBM nasional aman terkendali di tengah konflik Amerika Serikat-Israel vs Iran.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional berada dalam kondisi aman dan terkendali, meskipun terjadi ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying karena ketersediaan BBM masih terjamin. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menekankan bahwa aksi panic buying yang terjadi di beberapa daerah tidak diperlukan.

Sebelumnya, Bahlil menyatakan bahwa stok BBM mencukupi untuk lebih dari 20 hari ke depan.

"Sebenarnya nggak perlu ada (Panic buying). Pasokan nggak ada masalah. Untuk puasa dan hari raya Idul Fitri semuanya terjamin, nggak ada masalah," ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Bahlil juga menjamin tidak akan ada kenaikan harga BBM subsidi hingga Hari Raya Idulfitri 2026, meskipun harga minyak mentah dunia melonjak hingga US$ 110 per barel.

"Saya pastikan agar masyarakat tidak usah merasa gimana menyangkut dengan harga karena sampai dengan hari raya ini InsyaAllah nggak ada kenaikan harga BBM untuk subsidi," terangnya.

Pemerintah, lanjut Bahlil, sedang mempersiapkan langkah-langkah antisipasi terkait dampak kenaikan harga minyak dunia.

"Kita itu sekarang tinggal di harga. Nah kita lagi akan me-exercise untuk melakukan langkah-langkah yang komprehensif," kata Bahlil.

Recommended