Pecco Bagnaia Diduga Pindah ke Aprilia pada MotoGP 2027

Media Spanyol, AS, melaporkan Pecco Bagnaia kemungkinan besar akan meninggalkan Ducati dan bergabung dengan Aprilia di MotoGP 2027.

Pecco Bagnaia, juara dunia MotoGP dua kali, diklaim telah mengambil keputusan signifikan terkait masa depannya di dunia balap. Media Spanyol, AS, seperti dikutip dari Bola, melaporkan bahwa Bagnaia disebut-sebut akan meninggalkan Ducati dan menandatangani kontrak dengan Aprilia untuk musim MotoGP 2027.

Kesepakatan yang dilaporkan mencakup durasi kontrak unik, yakni 2+2 tahun. Ini berarti Bagnaia akan dikontrak selama dua musim hingga 2028, dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi hingga 2030. Jenis kontrak seperti ini jarang terjadi dalam ajang MotoGP saat ini.

Sebagai perbandingan, Marc Marquez merupakan pembalap terakhir yang meneken kontrak empat tahun, namun ia tidak menuntaskannya dan memutuskan hengkang dari Honda sebelum tahun terakhir kontraknya pada 2024. Perpindahan Bagnaia ke Aprilia ini juga dikabarkan tidak sendirian.

Pembalap asal Italia ini dipercaya akan membawa serta kepala kru andalannya, Cristian Gabarrini, ke tim barunya. Gabarrini telah mendampingi Bagnaia sejak awal kariernya bersama Pramac pada 2019. Keduanya telah bekerja sama secara intensif selama Bagnaia berkarier di Ducati, menjadikannya sosok penting di balik dua gelar juara dunia MotoGP yang diraihnya.

Kehadiran Cristian Gabarrini dianggap krusial. Casey Stoner, mantan juara dunia, sebelumnya telah menyatakan keyakinannya bahwa Gabarrini akan membantu Pecco Bagnaia memulihkan performanya pada tahun 2025. Ini bukan kali pertama Gabarrini berpindah tim dari Ducati.

Ia pernah bekerja sama dengan Casey Stoner pada musim 2007, yang mengantarkan Stoner meraih gelar juara, sebelum keduanya pindah ke Honda. Gabarrini kemudian kembali ke Ducati untuk bekerja dengan Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo, sebelum akhirnya berpasangan dengan Bagnaia.

Musim 2025 menjadi tantangan bagi Gabarrini dan Bagnaia, karena mereka kesulitan menemukan keseimbangan yang tepat dengan motor GP25. Stoner sendiri sangat menghargai Gabarrini, menyebutnya sebagai figur kunci dalam membantu pengembangan karier Bagnaia.

Tahun lalu, Stoner pernah berujar, "Sangat sulit untuk mengetahui secara pasti di mana masalahnya." Namun, ia juga menambahkan, "Ini bukan pertama kalinya kita melihat Pecco melakukan ini dan mungkin kesulitan di bagian awal musim dan menemukan performanya serta menemukan apa yang dibutuhkannya. Ia cukup teliti dalam segala hal yang dilakukannya."

Stoner juga menilai bahwa adanya rekan setim seperti Marc Marquez, meskipun musimnya sulit, akan membantu Bagnaia di masa depan. Menurutnya, pembalap akan belajar paling banyak di tahun-tahun dan momen terburuk.

Ia berharap menjelang akhir musim ini, atau mungkin untuk tahun depan, pelajaran dari tahun ini dapat membuat Bagnaia jauh lebih kuat dan menjadi tantangan yang lebih besar. "Kita tunggu saja. Pecco dan Cristian biasanya bekerja sangat, sangat baik dan mereka akan menemukan alasan dan mencoba menemukan apa yang mereka cari. Dan jika dia mendapatkan kembali perasaan itu, segalanya bisa berbalik dengan cepat," tambah Stoner.

Recommended