Pegadaian Kelola 40,51 Ton Emas Sejak 26 Februari 2025

Sejak diresmikan 26 Februari 2025, bank emas Pegadaian kelola 40,51 ton emas. Laba 2025 tumbuh 42,6% jadi Rp 8,34 triliun.

Bank emas pertama di Indonesia diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025. PT Pegadaian menjadi salah satu pengelola bank emas tersebut.

Langkah ini diambil seiring dengan melimpahnya produksi logam mulia di dalam negeri. Data menunjukkan bahwa Indonesia mampu memproduksi sekitar 160 ton emas setiap tahunnya.

Berdasarkan publikasi data Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) pada Senin (2/3/2026), total emas yang dikelola oleh bank emas Pegadaian mencapai 40,51 ton sejak diresmikan pada 26 Februari 2025.

Selain itu, jumlah outstanding cicil emas di bank emas Pegadaian tercatat sebesar 7,37 ton. Keberadaan bank emas juga berkontribusi pada pertumbuhan laba Pegadaian di tahun 2025 sebesar 42,6%, menjadi Rp 8,34 triliun.

Melalui bank emas, Pegadaian menawarkan berbagai layanan khusus, termasuk deposito emas, pinjaman modal kerja emas, jasa titipan emas, dan perdagangan emas.

"Jika tren ini berlanjut, bukan tak mungkin Indonesia kian mantap memanfaatkan potensi emasnya untuk memperkuat kemandirian ekonomi, seperti yang dicita-citakan Presiden Prabowo saat peresmian setahun lalu," tulis Bakom dalam publikasinya.

Recommended