PT Pegadaian bekerjasama dengan PT Bank SMBC Indonesia Tbk resmi memperluas jangkauan pembiayaan berkelanjutan melalui peluncuran Sustainable Financing Framework 2026 pada Senin (11/5/2026). Langkah strategis ini mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis perusahaan di Jakarta.
Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang telah disepakati dalam Forum Indonesia-Japan Strategic Partnership pada Maret 2026. Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, kerangka kerja ini merupakan penyempurnaan dari Social Financing Framework 2024 yang sebelumnya telah diterapkan.
Struktur baru pembiayaan ini kini mencakup tiga aspek utama, yaitu kategori hijau untuk lingkungan, sosial, serta oranye yang fokus pada kesetaraan gender dan inklusi sosial. Perluasan cakupan ini bertujuan untuk memberikan nilai jangka panjang bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran Pegadaian sebagai lembaga keuangan inklusif.
"Penyempurnaan Sustainable Financing Framework 2026 menjadi tonggak penting dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis secara lebih komprehensif dan terukur," kata Ferdian Timur Satyagraha, Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian.
Head of Wholesale, Commercial & Transaction Banking SMBC Indonesia, Nathan Christanto, menjelaskan bahwa dukungan ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam memperluas akses keuangan. Pihaknya memastikan kerangka pembiayaan tersebut telah memenuhi standar global yang terukur.
Penyusunan kerangka kerja ini telah menyelaraskan prinsip internasional, termasuk Social dan Green Bonds Principles dari ICMA serta Orange Bonds Principles dari Impact Investment Exchange (IIX). Dokumen ini juga telah mendapatkan Second Party Opinion (SPO) dari Environmental Resource Management sebagai pihak independen.
Ke depannya, kedua institusi berkomitmen mengeksplorasi peluang kerjasama lanjutan pada sektor Orange Loan dan pengembangan ekosistem emas. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri keuangan nasional yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat luas.